Pegadaian Syariah Akan Perluas Pemasaran

 373 total views,  2 views today

Pegadaian Syariah

Pegadaian Syariah

PALEMBANG – Humas Pegadaian Kantor Wilayah III Palembang, Charis Chamid mengatakan, kinerja unit Pegadaian Syariah sejauh ini sudah sangat baik. Di Januari 2014 lalu tercatat total realisasi di Sumbagsel sebesar Rp 48,5miliar dengan pembiayaan Ar-Rum sebesar Rp 634 juta dan mulia sebesar Rp 704 juta.

“Rekap menyeluruh belum kami terima, sebab RAKP belum disahkan, kita tunggu kinerja hingga tiga bulan pertama 2014 ini. Pastinya, kinerja unit syariah sudah bagus,” kata Charis di ruang kerjanya, Selasa (4/4).

Saat ini, terdapat lima cabang Pegadaian Syariah di Sumbagsel dengan 35 outlet kecil yang tersebar di berbagai wilayah. Dia membenarkan spin off Pegadaian Syariah belum bisa dilaksanakan karena butuh persetujuan dari Kementerian BUMN.

“Spin off itu wacana nasional. Belum bisa kami sampaikan. Pastinya, pemasaran Pegadaian Syariah di tahun ini akan diperluas, melalui komunitas seperti majelis taklim, ormas, dan lainnya,” katanya.

Untuk mencapai target, Pegadaian Syariah diharapkan menerapkan strategi pemasaran yang cukup beragam. Diantaranya yakni literasi produk dengan bekerja sama dengan kelompok masyarakat baik formal maupun informal, mulai dari majelis taklim hingga perusahaan swasta. Tidak hanya itu, pihaknya pun merangkul alim ulama yang memiliki komunitas jemaah aktif untuk berbagi informasi.

Terpisah, Kepala Pegadaian Syariah Palembang, Doddi Kurniawan mengatakan, pembiayaan yang sudah disalurkan tahun 2013 lalu didominasi pegadain atau produk jasa gadai. Dengan jumlah pembiayaan senilai Rp 98,4 miliar dari 20.284 nasabah. Selanjutnya, Ar-Rum atau produk Ar-Rahn khusus usaha kecil menengah sebesar 358.775 penjualan dari 200 lebih nasabah. Disusul produk terakhir, mulia, dengan penjualan total Rp 4,55 miliar dari kurang 200 nasabah.

Dia melanjutkan, saat ini Pegadaian Syariah Patal Palembang membawahi lima unit cabang di Palembang dan satu unit di Pangkal Pinang. Diakuinya, hingga saat ini belum ada rencana spin off dari pihak Pegadaian. Hal yang masih perlu difokuskan adalah bagaimana membantu masyarakat dalam pelayanan jasa gadai maupun core bisnis yang dijalankan.

“Saat ini, Ar-Rahn masih menjadi kontributor utama kami meski pertumbuhan produk Ar-Rum juga baik, sebesar 85%. Sebab, di pegadaian syariah ini nasabah tidak banyak dibebani,” jelasnya.

TEKS       : AMINUDDIN

EDITOR   : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster