Pembangunan Underpass Simpang Patal, Jalan R Soekamto dan Abdul Rozak Ditutup

 501 total views,  2 views today

Pembangunan underpass atau jalan terowongan di kawasan Patal Palembang tertunda, akibat Cuaca buruk selama sepekan di Kota Palembang. Kamis (19/1) Foto : Iwan Cheristian / KS

Pembangunan underpass atau jalan terowongan di kawasan Patal Palembang tertunda, akibat Cuaca buruk selama sepekan di Kota Palembang | Foto : Iwan Cheristian / KS

PALEMBANG – Pengerjaan pembangunan underpass di Simpang Patal, saat ini hampir memasuki tahap pembangunan jembatan utama (diatas underpass). Selama pembangunan tersebut, jalan di kawasan tersebut akan ditutup selama enam bulan.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan dan Jembatan Palembang, Junaidi mengatakan, penutupan jalan ini akan di mulai pada 20 Maret mendatang. Menurut Junaidi, tahap awal, pihaknya akan menutup Jalan R Soekamto tepatnya depan Novotel di jalur kiri sampai Jalan Residen Abdul Rozak atau di depan JM, juga di jalur kiri.

“Penutupan jalan untuk jalur kiri ini, akan dilakukan sampai Juli.  Kemudian dilanjutkan di jalur kanan, dari Juli sampai September,” kata Junaidi ketika dibincangi, Senin (3/3) di ruang kerjanya.

Ia menyebut, selama penutupan jalan, kendaraan yang melintas di kawasan tersebut akan dialihkan ke sisi kiri jalan yang sudah dilebarkan. Sedangkan dari arah Perumnas menuju Simpang Golf  jelasnya, tidak ditutup. Kendaraan dari jalur tersebut, tetap bisa melintas. “Saat ini pelebaran di Jalan Soekamto dan Abdul Rozak, masih dilapisi agreget berupa batu-batuan. Nantinya, akan di cor.  Paling lama dua minggu lagi, semua jalan agregat ini bisa dilintasi,” jelasnya.

Sementara pengerukan jalan untuk underpass, kemungkinan baru akan dimulai pada Juli nanti atau setelah selesai pembuatan jembatan, untuk underpass.  “Kedalaman pengerukan sekitar 5, 6 meter. Tapi itu nanti, setelah pembangunan dinding jembatan selesai. Kita lakukan secara bertahap, agar resiko kemacetan tidak terlalu banyak. Memang pasti macet, tapi karena jalan agregat sudah kita siapkan, setidaknya bisa dikurangi kemacetannya,” ucapnya.

Disinggung soal utilitas, Junaidi menyebutkan, masih ada yang belum diselesaikan, yakni, tiang listrik yang sampai saat ini masih belum dipindahkan. “Kami sudah bicarakan dengan PLN,” bebernya.

Sementara untuk pembebasan lahan, saat ini tersisa 2000 meter persegi lahan yang ganti ruginya, belum dibayarkan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Agus Supriyanto menyebut Dishub  masih membahas pengalihan rute lalu lintas bersama Forum Lalu Lintas, saat Jalan R Soekamto dan Abdul Rozak ditutup.  “Detailnya, masih akan kita bahas lagi,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster