Martabak Mini Hadir di Palembang

 2,271 total views,  2 views today

Pemilik serta pengelola bisnis martabak mini waka-waka, Riduan

Riduan. Pemilik serta pengelola bisnis martabak mini waka-waka,

PALEMBANG – Martabak, jajanan yang gampang ditemui, kini hadir dengan kemasan unik dan menarik. Ukurannya yang imut, tidak seperti martabak pada umumnya. Rasanya pun bervariasi.

Kudapan enak serta bergizi ini dinamakan martabak mini dengan merek Africa Waka Waka. Stand Martabak waka-waka resmi dibuka Senin (3/3) di area Foodcourt Palembang Indah Mall (PIM) dilantai 3.

Pemilik serta pengelola bisnis martabak mini waka-waka, Riduan, menyebutkan, Martabak Mini Afrika yang satu ini tidak kalah enak dari martabak–martabak manis lainnya yang sudah ada. Paduan topping yang pas di lidah menurutnya membuat Martabak Mini Afrika “Waka- Waka” langsung banyak digemari oleh para pelanggannya.

“Martabak mini waka-waka selain harganya murah meriah juga memiliki 28 macam toping yang bebas dipilih, mulai dari keju, kismis, blueverry, coklat hingga selai kacang,  perporsi seharga Rp14 ribu dengan isi 4 buah martabak”, kata Riduan, Senin (3/3).

Dia menambahkan usaha martabaknya tersebut menganut sistem franchise dari Jakarta itu menurutnya, memiliki prospek menjanjikan. Apalagi sampai saat ini, martabak mini belum banyak pelakunya di Kota Palembang.

“Bentuknya unik. Kalau martabak bangka kan ukurannya besar. Kehadiran martabak mini waka-waka ini  juga pertama kalinya di kota Palembang sejak booming menjelang piala dunia 2010 lalu”, tambahnya.

Selain itu, ketika launching perdana produk tersebut, respon dari masyarakat juga cukup baik. Meski demikian, untuk pesamasarannya tergantung lokasi.

Rasa yang banyak varian menjadi kelebihan tersendiri dalam bisnis martabak mini ini. Variasi seperti pisang keju pandan, pisang keju pandan ceria, coklat chip ceria, pandan keju strawberry, coklat keju, sweet berry, coklat keju tart dan keju strawberry ceria menjadi pilihan pasar.

Sejauh ini, coklat keju yang disukai semua kalangan. Menariknya, martabak tanpa bahan pengawet ini bisa bertahan selama dua hari.

TEKS        : AMINUDDIN

EDITOR    : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster