Hama Tikus Serang Ladang Padi Warga

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

PALI – Petani padi lahan kering (lading) di wilayah Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terancam gagal panen.

Pasalnya, tanaman padi darat yang berada diperkebunan talang mereka, diserang hama kera, babi, dan  tikus, sedangkan saat ini sudah memasuki masa panen.

Menurut Maren, salah satu petani warga Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, kebunnya sendiri sudah diserang hama sejak dua minggu terakhir.

Hal itu menyebabkan masa panen kebun miliknya terpaksa panen lebih awal untuk menghindari kerugian  yang dialaminnya.

“Kita sangat rugi gara-gara hama ini Pak. Bisa dilihat sendiri, tanaman buah padi banyak yang mengalami rontok dan batangnya sendiri, banyak yang terkapar di tanah. Begitupun hasil panen kita, yang turun hingga mencapai angka 40 persen,” keluhnya, kepada Kabar Sumatera, Senin (3/3).

Hal serupa diungkapkan Ahmad, warga Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI. Dirinya berharap  pemerintah daerah bisa memberikan bantuan kepada para petani agar menjadikan lumbung beras di  Kabupaten PALI, dan bahkan di kanca nasional.

“Di wilayah kita ini mayoritasnya petani padi ladang. Jadi kalau pemerintah bisa memberikan bantuan, baik bibit, pupuk, maka diwilayah kita ini bisa menjadi lumbung padi untuk Kabupaten PALI, Provinsi, bahkan nasional,” harapnya kepada pemerintah.

Masyarakat Kabupaten PALI yang kebanyakan bertanam karet, biasanya melakukan tumpang sari saat meremajakan kebun karetnya. Setelah lahan dibuka, petani memilih untuk menanam padi sembari menunggu batang karet mereka tumbuh menjadi besar. Nah, yang dikeluhkan warga ini adalah, tanaman padi yang merupakan tumpang sari tersebut.

 

Teks      : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com