Umur Ampera Tinggal 10 Tahun, Kendaraan Roda Empat Dilarang Melintas

 202 total views,  2 views today

AMPERA - Suasana Jembatan Ampera menjelang Sore hari yang penuh Dengan Kemacetan kendaraan,beberapa Waktu lalu. Foto ; Bagus Kurniawan KS

Suasana Jembatan Ampera menjelang Sore hari yang penuh Dengan Kemacetan kendaraan,beberapa Waktu lalu | Foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Jembatan Ampera, yang menjadi icon Kota Palembang bahkan Sumsel, terancam kian ambruk jika tak segera diperbaiki. Bahkan menurut Wali Kota Palembang, Romi Herton, umur jembatan itu hanya tinggal beberapa tahun lagi untuk bertahan.

“Jembatan Ampera, merupakan aset berharga milik kota Palembang. Umur jembatan ini sudah cukup tua, hasil penelitian orang-orang teknik sipil, umum Jembatan Ampera hanya tinggal 10 tahun saja,” kata Romi, Kamis (27/2).

Namun, walau umur jembatan yang mulai dibangun April 1962 serta diresmikan pemakaiannya pada 1965 itu, Romi tidak menginginkan jembatan penghubung antara masyarakat Seberang Ilir dan Seberang Ulu tersebut, mengalami masalah. “Kita harapkan kondisinya tetap dalam keadaan baik, tidak goyang dan lain sebagainya,” harapnya.

Untuk mengurangi beban jembatan yang mempunyai panjang 1.117 meter tersebut, sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kini sudah dibangun duplikasi Jembatan Musi II. Selain itu, juga akan dibangun Jembatan Musi IV. “Jembatan Musi IV, Juli nanti akan proses pemasangan tiang pancang. Mudah-mudahan, semua berjalan sesuai rencana,”katanya.

Setelah pembangunan Musi IV selesai, akan dibangun juga Musi VI. Jika semua jembatan itu selesai dibangun, maka beban Jembatan Ampera akan berkurang. “Setelah semua selesai, Jembatan Ampera kita jadikan heritage saja, jadi kendaraan roda empat di larang untuk melintas. Saat ini, baru truk yang tidak boleh melintas. Kedepan, semua kendaraan roda empat dilarang melintas hanya kendaraan roda dua saja yang di izinkan,” ucapnya.

Selain itu, Jembatan Ampera juga kedepannya bisa dimanfaatkan sebagai tempat bersantai, dan tempat wisata. “Saya contohkan seperti di Amerika, disana ada sebuah jembatan tua, yang dimanfaatkan untuk pariwisata, nah Palembang bisa juga seperti itu,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster