Pelaku Pembunuhan Dituntut 12 Tahun

 256 total views,  2 views today

Edi, & Yanto Subagja. tersangka Pembununhan

Edi, & Yanto Subagja. tersangka Pembununhan

-Pelaku Juga Aniaya Anggota TNI

PALEMBANG – Terbukti telah terlibat pembunuhan terhadap Edi, dan penganiayaan terhadap Yanto Subagja, anggota TNI Angkatan Darat (AD), dua terdakwa yakni Mauludin dan Ahmad Fuadi, dituntut penjara 12 tahun oleh jaksa, Roni Pasaloni, di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Kamis (27/2).  Keduanya pun dijerat pasal 170 ayat (2) ke -3 KUHP.

“Dari keterangan saksi dan bukti di persidangan, kedua terdakwa melanggar pasal 170 ayat (2) ke -3,” kata Roni, di hadapan majelis hakim yang diketuai Binsara Gultom.

Selama persidangan, Mauludin dan Anwar yang pada saat menjalani sidang tuntutan tanpa dihadiri pengacara disaksikan oleh banyak anggota Yonzipur 12, tempat dimana Yanto bertugas.

Selain itu, keluarga dan kerabat mendiang Edi juga tampak menyaksikan kedua terdakwa menjalani sidang tuntutan. Tampak salah satu wanita menitikkan air mata saat Roni membacakan tuntutan.

Meski disaksikan puluhan anggota TNI AD Yonzikon 12, sidang berjalan kondusif. Tak terdengar satu kata makian atau hujatan yang terlontar dari mulut rekan kerja Yanto. Begitu juga dengan keluarga dan kerabat mendiang Edi, yang mengunci mulut rapat-rapat selama sidang tuntutan digelar.

Usai jaksa membacakan tuntuan, Binsara menutup sidang. Ia mengagendakan sidang pembelaan pekan depan dan berharap pengacara kedua terdakwa bisa mendatangi sidang itu.

“Kita perintahkan jaksa untuk menghadirkan penasehat hukum kedua terdakwa saat sidang pembelaan nanti. Kita juga izinkan kedua terdakwa membuat pembelaan secara pribadi,” kata Binsara.

Terungkap di persidangan, Mauludin dan Ahmad Fuadi mulanya menghabisi dan menganiaya Edi saat berada di halaman parkir PT Remco Kertapati Palembang, 28 September 2013 lalu.

Keduanya saat itu menganiaya Edi bersama belasan rekan yang lain (seluruhnya saat ini masih DPO). Para pelaku ini menusuk perut Edi dua lubang.

Di saat Edi sekarat, Yanto yang merupakan keponakan dari Edi datang.

Namun, kedatangan Yanto disambut kedua terdakwa dengan senjata tajam. Akibatnya, Yanto menderita lauka tusuk di bagian ketiak. Yanto dan Edi pun dibawa ke RSMH Palembang untuk dirawat. Namun, Edi akhirnya tewas dalam perawatan.

 

Teks    : Oscar Ryzal

Editor  : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster