Ida Bantu Fasilitasi Pemilu

 214 total views,  2 views today

PAGARALAM – Peranan pemerintah dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2014 yang sebentar lagi akan dilaksanakan adalah memberikan motivasi dan fasilitas kepada KPU dan Panwaslu sebagai pelaksana dan pengawas pemilu guna mendukung terlaksananya pemilu yang berkualitas. Demikian dikemukakan Wali Kota Pagaralam, Hj. Ida Fitriati Basjuni, Kamis (27/2).

Ida berkata, sosialisasi yang gencar sangat perlu ditingkatkan lagi oleh para penyelenggara pemilu terutama Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Beberapa kali pesta demokrasi yang kita laksanakan seperti pemilihan walikota dan pemilihan gubernur, tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti pemilu di Pagaralam cukup bagus yakni sebanyak 80 persen lebih,” ujarnya.

Kendati demikian lanjut Ida, untuk tingkat partisipasi kali ini diharapkan tidak terlalu jauh dari jumlah itu. Ia mengimbau kepada masyarakat jangan sampai tidak  memilih dan menyalurkan hak pilihnya sebagai warga Negara.

“Sementara ditingkat survei partisipasi pemilih, diperkirakan mencapai 79 persen. Jumlah tersebut bisa bertambah atau berkurang tergantung kepada pelaksanaan pemilu mendatang,” kata Ida seraya berujar kepada seluruh lapisan masyarakat jangan sampai tidak memilih, karena hak pilih tersebut menentukan masa depan bangsa dan negara.

Lanjutnya, adapun peranan pemerintah pada pelaksanaan pemilu nanti, berkewajiban membantu pelaksanaannya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Baik itu berupa bantuan personel pada sekretariat Panwaslu hingga ke tingkat lapangan.

“Termasuk pula peran pemerintah berkewajiban membantu pelaksanaan sosialisasi, kelancaran transportasi dan pengiriman logistik maupun memonitoring pelaksanaan pemilu. Selain itu, ada juga peran pemerintah yang harus dilaksanakan seperti penyediaan data kependudukan, fasilitas kampanye, serta pengamanan dan perlindungan hukum kepada peserta kampanye sesuai dengan UU no 8 tahun 2012,” kata Ida.

Ia menambahkan, dihimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tidak terlibat politik praktis guna menjunjung tinggi netralitas pada pelasanaan pemilu ini.

“Berdasarkan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) No. 5 tahun 2014, seluruh pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik,” pesan  Ida dihadapan seluruh undangan sosialisasi menjelang pemilu berkualitas di balai kota kemarin.

 

TEKS      : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster