KPPT Pastikan Semua Hotel Miliki Izin

 301 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Tudingan DPRD Kota Palembang, kalau banyak hotel di Palembang yang belum memiliki izin, dibantah oleh Kantor Pelayan Perizinan Terpadu (KPPT) Palembang. Kepala KPPT Palembang, Diankis Julianto menyebut semua hotel di metropolis sudah memiliki izin.

Diankis mengaku siap memberikan penjelasan ke dewan, terkait persoalan itu agar tidak terjadi kesalah pahaman. “Tidak ada hotel di Palembang, yang melanggar aturan. Semuanya sudah memiliki izin. Saya siap menjelaskan ini ke dewan,” ungkap Dianks ketika dibincangi, Selasa (25/2).

Menurut Diankis, para pengusaha hotel tersebut tidak akan berani membuka usahanya, apabilatidak melengkapi izin. Karena hal tersebut melanggar. Apalagi, sebut Diankis, pada saat peresmian sebuah hotel, biasanya pihak hotel mengundang para pejabat pemerintah untuk meresmikan hotel tersebut.

“Logikanya, mengapa mereka berani mengundang pejabat, kalau tidak ada izin. Apalagi biasanya, peresmian suatu hotel biasanya dilakukan wali kota, sekda atau pejabat tinggi lainnya,” ucapnya.

Disinggung banyaknya rumah toko (ruko) yang beralih fungsi menjadi hotel, Diankis membenarkan hal tersebut. Tetapi walaupun beralih fungsi, mereka telah melakukan izin revisi terlebih dahulu, sebelum mengubah ruko menjadi hotel. “Sudah banyak izin revisi yang kami terima, semenjak 2012 lalu. Artinya, ruko tersebut sudah dapat dibangun menjadi hotel,” tegasnya.

Diankis mengaku, kalau untuk penambahan bangunan di lantai atas, pihak hotel memang belum ada pengajuan. Tetapi sebutnya, hal tersebut sudah dilakukan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Tata Kota. “Saat ini revisi penambahan lantai masih di Tata Kota, karena masalah teknis, yang tahu mereka. Sementara KPPT hanya keluarkan suratnya,” ujarnya.

Ditanya soal izin yang kadaluarsa, Diankis menjawab, hal tersebut menjadi kewenangan SKPD masing-masing untuk mengurusinya. “Kami hanya sebatas perizinan dan administrasi saja,”bebernya.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Palembang, Hidayatullah menyebut banyak hotel di Palembang yang belum memiliki izin. Pemkot sebutnya, harus jeli menyikapi persoalan ini. Menurutnya, banyak bangunan yang dulunya hanya mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) untuk ruko,  kini berubah fungsi menjadi hotel.

“Banyak hotel tersebut, belum merubah izinnya dari bangunan yang dulunya ruko menjadi hotel. Harusnya izin tersebut, di revisi.  Karena ini berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster