Giliran Rifan Harus Menepi

 250 total views,  2 views today

Rivan Nahumarury

Rivan Nahumarury

PALEMBANG – Badai cedera nampaknya, belum hilang dari Sriwijaya FC. Kali ini talenta muda yang dimiliki Laskar Wong Kito, Rivan Nahumarury, yang harus menepi akibat cedera engkel kaki kanannya.

Cedera yang dialami Rifan ini, adalah cidera kambuhan yang didapatkannya sewaktu membela Sriwijaya FC U-21musim lalu.  Dokter Tim Sriwijaya FC, dr Victor menyebut, cedera yang diderita Rifan saat ini, cedera kambuhan yang telah dialaminya sewaktu masih berstatus pemain Laskar Wong Kito U-21 musim lalu.

Jadi saat ini, cedera tersebut terulang lagi, pada bagian yang sama, karena cedera tersebut memang rentan kembali terjadi dan didapat oleh Rifan. “Cedera Rifan sendiri memang  bersifat kambuhan, meski  pulih dan bisa bermain. Rifan kemungkinan bisa saja terkena cedera itu kembali,” kata Viktor, Selasa (25/2).

Dilanjutkan dokter yang berpraktek di RS Bayangkara itu, memang kondisi pemain kelahiran 21 November 1994 itu, sudah cukup membaik dan menunjukan peningkatan. Hanya saja, pemain yang mengenakan jersey nomor 17 itu belum di izinkan ikut latihan sebab ditakutkan akan berbenturan dengan pemain lain, sehingga cederanya kembali kambuh.  “Kita belum tahu pasti, kapan Rifan bisa sembuh total. Karena cedera yang didapatkannya itu, sifatnya kambuhan,” ucapnya.

Viktor memastikan, pemain jebolan SAD Uruguay itu, belum bisa memperkuat Sriwijaya FC baik yunior maupun senior saat Sriwijaya FC menjamu Perak FA dalam laga persahabatan di Jakabaring, mendatang.  “Saat ini Rifan masih dalam teraphy dan belum tahu kapan bisa main lagi. Tapi yang pasti, dia absen lawan Perak FA nanti,” terangnya.

Sementara itu, pelatih kepala SFC, Subangkit menambahkan, saat ini Rifan sedang berada di kampung halamannya, Ternate untuk melakukan teraphy dan pengobatan tradisonal yang dirasa sang pemain cocok untuk mempercepat kesembuhannya dari cedera engkel yang dideritanya.

“Saat ini memang pemain, lebih suka pengobatan tradisional di daerahnya masing-masing. Apalagi pemain banyak melakukan pengobatan seperti ini. Jadi bila memang pengobatan tradisional ini membantu Rifan, kita perbolehkan saja,” tukasnya.

 

TEKS              : SADDAM SURYANDA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster