Duh, Nenek-Nenek Bisnis Sabu

 716 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

MUARAENIM – Tua-tua keladi, mankin tua makin jadi. Pepatah ini mungkin yang paling tepat di alamatkan ke Nurhayana (53). Bagaimana tidak,  di usianya yang terbilang uzur tersebut, Nurhayana bukannya lebih banyak mendekatkan diri dengan kegiatan-kegiatan agama namun justru asyik berbisnis haram.

Bisnis yang dilakoni warga Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim ini yakni sabu-sabu. Akibatnya, ia harus berurusan dengan pihak berwajib. Sang nenek pun, harus rela menghabiskan hari tuanya di balik jeruji besi.

Bisnis haram Nurhayana itu, terbongkar, Selasa (26/2). Semua itu berawal saat petugas mendapatkan laporan, kalau Nurhayana sering mengedarkan serbuk setan di kawasan Gunung Megang. Informasi inilah, yang kemudian  ditindaklanjuti petugas.

Berhari-hari anggota Polsek Gunung Megang, mengintai aktivitas sang nenek. Setelah sekian lama, pengintaian itu berbuah hasil. Petugas mendapatkan informasi, kalau Nurhayana baru saja membeli sabu-sabu dari Kawi (DPO) di Pasar Kalangan Gunung Megang.

Mendapatkan informasi itu, petugas langsung mengejar dan berhasil membekuk pelaku saat berada di dusun  VII Pelita Jaya, Desa Gunung Megang Dalam. Saat hendak digeledah, Nurhayana memberontak.

Ia dengan cepat langsung menyimpan sabu-sabu yang baru dibelinya, yang dibungkus di kertas tisu itu ke celanannya dengan tujuan untuk mengelabui petugas. Namun aksinya diketahui. Ia diminta dengan baik-baik, untuk mengeluarkan barang yang disimpannya dibalik celana.

Nurahayana pun tak bisa lagi mengelak, ia dengan terpaksa mengeluarkan barang yang disimpannya tersebut. Saat dibuka, ternyata bungkusan tisu tersebut berisikan serbuk setan bernilai Rp 700 ribu.  “Saya terpaksa menjual narkoba, untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari,” aku Nurhayana kepada petugas.

Sementara itu Kapolres Muaraenim,  AKBP Mohammad Aris melalui Kapolsek Gunung Megang, AKP Jon Saibi saat di konfirmasi membenarkan anggotanya mengamankan Nurhayana.

“Ia diamankan anggota kita, karena menjadi pengedar sabu-sabu. Darinya, berhasil ditemukan barang bukti (BB) satu paket sabu-sabu senilai Rp 700 ribu. Kasus ini, sedang kita kembangkan, untuk membongkar jaringan tersangka berikut bandarnya,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster