Todongkan Senpi, Mandor Dipolisikan

 265 total views,  2 views today

senjata-api

KAYUAGUNG – Gara-gara keinginan untuk  memasukan keluarganya bekerja di Perusahaan PT Sampoerna Agro ditolak oleh pihak manajemen, seorang  mandor diperusahaan tersebut nekat mengamcam HRD ditempatnya bekerja dengan menodongkan senjata api.

Akibat perbuatannya tersebut mandor kebun di lokasi Talang Ibul yang diketahui bernama Eka (25) harus berurusan dengan pihak yang berwajib lantaran perbuatannya dilaporkan kepihak kepolisian oleh Viktor L Gultom (31) salah seorang karyawan PT Sampoerna Agro, Senin (24/2).

Dalam laporannya, yang tertuang dalam LP B /59/II/2014/sumsel/res OKI,  Viktor menuturkan, kejadian pengancaman tersebut terjadi pada  Rabu (19/2) sekitar pukul 10.45 wib di kebun Limau Kasturi Blok 62 C, di mana saat itu terlapor yang berlamat di Simpang Talang Rimba Kecamatan Cengal ini datang menemuinya dengan maksud untuk memasukan dua orang saudaranya untuk bekerja diperusahaan tempatnya berkerja.

Namun permintaan tersebut ditolak oleh pelapor lantaran kapasitas pekerja diperusahaan tersebut sudah penuh, namun jawaban tersebut ternyata membuat terlapor marah dan naik pitam karena permintaannya ditolak.

Dengan wajah garang kemudian terlapor langsung menarik kerah baju korban seraya mencabut senjata api yang terselip dipinggangnya dan langsung mengancam pelapor dengan menodongkan senjata api rakitan kearah dada pelapor.

“Dia langsung menarik kerah baju aku, lalu dia bicara nak mati kamu, belum tau kamu siapo aku,” ujar pelapor menirukan perkataan terlapor.

Namun peristiwa tersebut tidak sampai berujung kepada penganiayaan, sebab pada saat itu juga karyawan lainnya langsung merelai keduanya hingga akhirnya keributan tidak terjadi, saat itu terlapor langsung pergi, sementara itu pelapor langsung mengadukan peristiwa tersebut kepihak perusahaan untuk diteruskan kepihak kepolisian.

“Saya diancam, pistol itu ditempelkannya kedada saja, saya hanya diam dan tidak melawan, kemudian karyawan lain yang melerai, setelah saya rembukan dengan manajemen akhirnya peristiwa ini saya laporkan,” katanya.

Sementara itu Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi Kasubag Humas AKP Halim membenarkan adanya laporan tersebut, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan disatreskrim.

“Laporan sudah kita terima dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” kata AKP Halim.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster