Kini Jalan Provinsi Antara Lubuk Keliat – Muara Kuang Rusak

 326 total views,  2 views today

Jalan provinsi penghubung  Kecamatan Lubuk Keliat hingga Muara Kuang saat ini kondisinya rusak. (junaedi abdillah)

Jalan provinsi penghubung Kecamatan Lubuk Keliat hingga Muara Kuang saat ini kondisinya rusak. (junaedi abdillah)

INDERALAYA – Jalan Provinsi yang menghubungkan Kecamatan Lubuk Keliat hingga Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir kondisinya saat ini rusak. Hal itu menyebabkan transportasi kedua wilayah ini tersendat lantaran sangat sulit dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua. Hanya kendaraan double gardan yang bisa mulus melalui jalan tersebut.

Untuk itu, warga di beberapa kecamatan seperti Tanjung Batu, Payaraman, Lubuk Keliat, Muara Kuang, dan Rambang Kuang mendesak agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki.

Mirza, warga Muara Kuang mengatakan, selain menyebabkan kendaraan rusak, jalan terserbut juga rawan kejahatan. Hal itu lantaran kendaraan yang melintas harus memperlambat laju kendaraannya.

“Warga yang melintas harus esktar hati-hati. Selain jalan rusak, juga kerap rawan kejahatan. Ya terima kasih sekali sejak kapolres baru ini, penodong seperti kapok, sejak ada beberapa kawanan perampok ditangkap dan ditembak,” ujarnya.

Namun katanya, meskipun saat ini sering terjadi perampokan, namun pihaknya masih merasa was-was jika melintas dijalan yang hancur tersebut.

“Yang pasti, kita harus tetap waspada. Ya, jika jalan ini mulus akan lebih baik, dan kita dengan nyaman melintasinya,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan, Tedi, warga Lubuk Keliat. Menurutnya, rusaknya kondisi jalan tersebut lebih dikarenakan sering dilintasi kendaraan-kendaraan truk yang bertonase besar.

“Karena di daerah kita ini, banyak mobil truk yang melintas untuk menjual hasil bumi. Yang pasti, kendaraan perusahaan yang merusak jalan ini,” terangnya.

Pantauan di lapangan, Senin (24/2), kemarin, kondisi jalan provinsi di Lubuk Keliat-Muara Kuang kondisinya sudah sangat parah.  Hampir sepanjang jalan ini dihiasi lobang-lobang yang memiliki kelebaran lebih kurang 50 centimeter.

Tampak, beberapa mobil terperosok ke dalam lobang jalan tersebut sehingga harus didorong agar keluar dari kubangan lumpur tersebut. Jika tidak hati-hati, bisa-bisa mobil warga bisa terjun bebas ke sungai yang memiliki kedalaman sekitar tujuh meter meter.

 

TEKS        : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster