Caleg Belum Maksimalkan Dunia Maya Untuk Berkampanye

 215 total views,  2 views today

Ilst. Internet

Ilst. Internet

PALEMBANG – Calon anggota legislatif (caleg) dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dinilai pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), DR Febrian, belum memanfaatkan dunia maya untuk menarik dukungan.

Caleg dan calon anggota DPD menurutnya, masih cenderung menggunakan pola-pola konvensional dalam berkampanye, misalnya dengan memasang spanduk, baleho, bilboard dan lainnya.

“Banyak caleg, belum memaksimalkan dunia maya untuk menarik dukungan masyarakat. Padahal kampanye melalui dunia maya memang lebih ekonomis, efektif dan langsung ke sasaran pengguna akun media,” kata Febrian ketika dibincangi di DPRD Sumsel, Senin (24/2).

Di dunia maya sebut Ketua Program Pasca Sarjana Hukum Unsri ini, banyak kalangan pemilih pemula dan warga yang tinggal di daerah perkotaan. Saat ini sebutnya, mayoritas pemilih pemula dan pemilih yang tinggal di perkotaan, sudah memanfaatkan jejaring sosial seperti facebook dan twitter untuk berinteraksi.

Jika itu dimanfaatkan, Febrian yakin caleg tersebut bisa meraih dukungan.  “Bayangkan, jumlah pemilih muda di Sumsel ini saja, mencapai 30 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg di Sumsel. Itu artinya, ada sekitar 2 juta pemilih muda yang jika benar digarap akan memilih,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Febrian, banyak juga pemilih-pemilih yang memang mencintai dunia elektronik yang berada di luar perkotaan. Apalagi, sekarang ini, cukup menggunakan handphone sudah bisa mengakses twitter dan facebook.

“Di samping memang kampanye melalui dunia maya ini aturannya masih ada peluang bagi caleg untuk melanggar karena sanksinya juga tidak terlalu tegas. Lebih efektif juga jika dibandingkan dengan menggunakan baliho dan billbord yang akhirnya ditertibkan oleh Pol PP,” tukasnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Husin Yazid menilai dunia maya sangat pontensial untuk menarik dukungan dari pemilih.

Sebab kata Husin, di dunia maya banyak kalangan pemilih pemula yang berinteraksi. “Jika caleg, mampu memaksimalkan ini maka sangat terbuka peluangnya bagi caleg tersebut untuk mendapatkan dukungan,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR           : IMRON SUPRIYADI 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster