Pedagang Buah Nyaris Tewas Dibakar Massa

 147 total views,  6 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Gagal beraksi saat melakukan aksi kejahatan jalanan (Jambret), Slamet Riyadi (35), nyaris tewas dibakar ratusan massa, Sabtu (22/2), sekitar pukul 17.30 WIB.

Beruntung, nyawa warga Jalan Srijayanegara, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang ini, berhasil diselamatan petugas Sat Reskrim Polsekta Ilir Timur II Palembang, yang saat itu berada dilokasi kejadian.

Informasi yang didapat, kejadian tersebut bermula saat pelaku yang merupakan penjual buah durian di Simpang Sekojo hendak pulang menuju rumah saudaranya di daerah Ramakasih, mengendarai sepeda motor Honda Mio nomor polisi BG 3351 IJ warna merah.

Saat melintasi Jalan Ramakasih V, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang,

pelaku melihat korban Yuneli (25), yang merupakan guru honorer di SMP 60 yang baru saja selesai telepon dan berjalan dengan mengengam satu buah handphone Blackberry.

Mengetahui hal tersebut, pelaku mendekati korban dan langsung merampas paksa barang milik korban dengan mengunakan tangan kiri sembari mengendarai sepeda motornya.

Sial, aksi yang dilakukan tidak berhasil, lantaran HP milik korban terjatuh. Tersangkapun berhenti dan langsung mengambilnya, usai mengambil pelaku langsung menuju sepeda motor miliknya namun saat hendak menyalakan mesin dan dicobanya berulang-ulang mesin tidak hidup.

Melihat hal itu korban yang awalnya pasrah langsung meneriakinya jambret, tak ayal warga sekitar lagsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Slamet yang saat itu kebinggungan langsung megeluarkan senjata tajam (Sajam) jenis pisau untuk menakut-nakuti warga yang akan meringkusnya, wargapun sedikit ketakutan dan menjaga jarak dengan pelaku, namun datang salah satu satpam dari arah belakang dan langsung menerajang kaki Slamet dari belankang.

Slametpun terjatuh dan jadi bulan-bulanan warga bahkan hampir saja dibakar oleh warga, beruntung aksi tersebut dipergoki anggota kepolisian yang sedang melakukan patroli, sehingga pelaku dan barang bukti langsung diamankan di Polsekta IT II.

Di hadapan petugas Slamet mengaku terpaksa melakukan hal itu karena butuh uang untuk membayar hutang yang digunakan untuk berobat anakknya yang sedang sakit demam.

“Terpaksa saya lakukan itu karena butuh uang untuk bayar hutang dan sudah tiga hari saya tidak berjualan karena durian belum dikirim-kirim sedangkan hutang saya sudah ditagih,” jelasnya kepada petugas, Minggu (23/2).

Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Komisaris Polisi  Yoga Baskara Jaya, melalui Wakapolsek Rachmat S Pakpahan menerangkan, tersangka sudah hampir dibakar warga yang kesal melihat ulahnya karena sempat melawan ketika hendak diamankan, namun beruntung karena saat itu pula ada anggota yang sedang patroli sehingga dapat menyelematkannya.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan, sementara pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tegasnyanya.

 

Teks      : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster