Kawasaki Ninja 2 Tak Tidak Diproduksi Lagi

 323 total views,  2 views today

 

Kawasaki Ninja 150 R dan RR

Kawasaki Ninja 150 R dan RR

PALEMBANG – Mulai tahun 2015 tepatnya pada bulan Juli Kawasaki menghentikan produksi Kawasaki Ninja 2 Tak. Alasan utama motor 2 tak milik Kawasaki ini tidak diproduksi kembali adalah regulasi Euro 3 yang mengharuskan motor keluaran terbaru harus memiliki emisi gas buang ramah lingkungan.

Kepala Cabang Kawasaki Palembang, Taufik Saputra mengatakan, untuk jenis motor yang akan dihentikan produksinya ialah motor sport 2 tak merek yaitu Kawasaki Ninja 150 R dan RR.

“Untuk mendukung program Euro 3 yang menyatakan bahwa untuk kendaraan dua tak pada 2015 tidak ada lagi, hal ini dikarenakan setiap pabrikan motor harus memiliki pembuangan gas yang rama,” katanya, Minggu (23/2).

Selain tidak memenuhi standar Euro 3, Kawasaki Ninja 150 R dan RR ini untuk penjualan pertahunnya selalu menurun. Hal ini membuat Kawasaki untuk menghentikan produksinya. “Namun konsumen jangan kwatir, karena pihak Kawasaki akan menggantinya dengan sportibike 250cc yang sama-sama menggunakan satu silinder 4 stroke di bawah Kawasaki Ninja 250cc dua silinder. Saat ini motor sport 1-silinder Kawasaki juga sudah diluncurkan di Indonesia yaitu Ninja RR Mono,” katanya.

Kedua sportbike Kawasaki dengan mesin 2 tak dan kubikasi 150cc memang terkenal memiliki akselerasi yang kencang. Bahkan hingga saat ini di Indonesia, Kawasaki menjadi satu-satunya produsen motor sport yang masih memproduksi dan menjual motor 2 tak.

“Kawasaki Ninja 250 RR Mono diharapkan dapat mengobati kehadiran dari sportbike 2 tak Kawasaki di Indonesia. Sedangkan untuk  motor sport Kawasaki di kelas 150cc hanya ada KLX 150L dan KLX 150S,” katanya.

Di kawasan Eropa, sejumlah pabrikan otomotif masih menjual model 2 tak namun memiliki emisi yang tetap sesuai dengan regulasi Euro 3 karena mungkin ada beberapa aspek yang dikurangi, salah satunya seperti tingkat akselerasi.

Jadi, penghentian produksi motor Kawasaki Ninja 2 tak ini selain tidak memenuhi standar Euro 3 juga semakin menurunnya penjualan di Indonesia yang sudah mulai bergesar pada motor sport 4 tak.

TEKS       : AMINUDDIN

EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster