K2 Tak Lulus CPNS Jadi Tenaga P3K

Ilustrasi | Antarafoto.com

Ilustrasi | Antarafoto.com

PAGARALAM – Ada sekitar 55 orang atau 50 persen tenaga honorer Katagori du (K2) di Kota Pagaralam yang dinyatakan tidak lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam berencana menampung mereka dengan dipekerjakan kembali menjadi tenaga P3K dengan perjanjian kerja atau outsourcing. Demikian dikemukakan Wali Kota Pagaralam, Hj Ida Fitriati Basjuni, Ahad (23/2).

Menurut Walikota, pengumuman seleksi K2 sudah resmi diumumkan melalui website BKN. Adapun untuk memastikan kebenaran hasil tes tersebut dapat dicek melalui hardcopy yang diambil Kepala BKD Kota Pagaralam.

“Hasil kelulusan honorer K2 tidak ada masalah di Kota Pagaralam. Apalagi, hasil tes itu sama seperti di website,” terangnya.

Lanjutnya, yang menjadi bahan pemikiran saat ini adalah honorer K2 yang tidak lulus mencapai 55 orang. Sedangkan aturan yang diberlakukan saat ini tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS. Sebab  itu, pihaknya akan berencana mempekerjakan mereka dengan status outsourcing atau tenaga P3K dengan perjanjian kerja.

“Pastinya, mereka ini nantinya akan dianalisis terlebih dahulu sesuai kebutuhan daerah. Jika sudah memenuhi persyaratan, maka mereka dipekerjakan menjadi tenaga P3K perjanjian kerja,” sambungnya.

Terpisah, Kepala BKD Kota Pagaralam Imam Pasli mengatakan, penggunaan tenaga honorer K2 yang tidak lulus ini menjadi tenaga P3K sesuai UU ASN. Apalagi, status pegawai di pemerintahan ada PNS dan Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

“Memang, penggunaan tenaga mereka ini tergantung kebijakan daerah. Dan ketika dipekerjakan, fasilitas mereka ini sama seperti PNS, tapi tidak punya hak pensiun,” ujarnya.

Dikatakan Imam, status tenaga honor ke depan tidak boleh lagi sehingga mereka akan menjadi tenaga kontrak atau tidak mengikat dan bekerja tergantung keahlian.

“Sejauh ini kita tengah berupaya mempelajari hal itu terlebih dahulu, bagaimana bentuk sistem dan mekanismenya. Semua ini tergantung kebijakan daerah masing-masing, jangan sampai ke depan akan ada masalah dan salah tanggapan,” ulasnya.

Untuk diketahui, dari 110 peserta tes tenaga honorer K2, sebanyak 55 di antaranya dinyatakan lulus. Para honorer K2 yang lulus ini saat ini mulai mengurus berkas-berkas mereka untuk kelengkapan administrasi menjadi CPNS.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com