Harga Karet Murah, Omset Koran Menurun

 183 total views,  2 views today

Rozani (berkopiah) saat sedang melayani pelanggan | Dok KS

Rozani (berkopiah) saat sedang melayani pelanggan | Dok KS

PALI – Menurunnya harga karet akhir-akhir ini mempengaruhi daya beli masyarakat. Pasalnya, di Kabupaten PALI mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari usaha menyadap getah karet.

Alhasil, akibat menurunnya harga karet berimbas juga kepada para pedagang yang mengeluh sepi pembeli.

Hal itu seperti yang dialami Rozani (65), warga Talang Pipa, Kecamatan Talang Ubi. Rozani yang membuka usaha fotokopi dan agen koran ikut terkena imbasnya.

“Kalau harga karet murah, yaa cak inilah. Korannya numpuk, pembeli menurun,” kata Rozani pemilik Shelly Agency.

Untungnya, dambung Rozani, dirinnya memiliki usaha sampingan seperti fotokopi dan cetak foto. Sehingga, meski pembeli koran sepi tokonya masih ramai dikunjungi orang yang hendak fotokopi dokumen.

“Paling-paling yang datang cuma numpang baca saja, tidak beli. Tapi tidak apalah, yang penting bisa berbagi,” ujar Rozani yang memulai bisnis sebagai pengecer koran sejak 1985 ini.

Sebelum harga karet turun, Rozani mengaku jualan korannya ludes terjual. Hampir 1000 eksemplar sehari ia jual. Namun saat ini paling hanya 500-600 eksemplar yang terjual. Itupun didominasi oleh pembeli yang sudah berlangganan.

Rozani berharap harga karet bisa ada perubahan, sehingga omset penjualan korannya bisa meningkat.

“Saya berharap harga karet ni bisa naik. Biar oplah kita juga meningkat,” ujar agen koran satu-satunya di Kabupaten PALI ini.

 

Teks       : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster