Dicari Investor untuk Monorel

 215 total views,  2 views today

Ilustrasi Monorel | Riandito.wordpress.com

Ilustrasi Monorel | Riandito.wordpress.com

PALEMBANG – Pembangunan mega proyek monorel dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II – Jakabaring, yang direncanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, nampaknya belum akan dibangun dalam waktu dekat.

Pasalnya, pemprov hingga saat ini masih mencari siapa investor yang akan membangun monorel tersebut. Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ruslan Bahri mengatakan, saat ini pemprov masih mencari investor yang paling menguntungkan.

Menguntungkan yang dimaksud sebut Ruslan, bukan dalam  arti besarnya tawaran investasi namun investor tersebut memiliki kemampuan membuat konstruksi yang baik, dalam proyek tersebut.

“Kita cari yang benar-benar optimal, bukan mahal atau yang paling murahnya. Bisa jadi tengah, namun konstruksinya berkualitas bagus dan nyaman digunakan,” terang Ruslan ketika dibincangi wartawan di Kantor Gubernur Sumsel, belum lama ini.

Pemprov jelasnya, memang terus berjuang keras dalam mencari pemasok dana proyek yang diyakini akan memecah kemacetan di Palembang itu. “Kita terbuka, siapa saja boleh bergabung asal memang mampu namun tidak terlalu mahal karena nantinya menanggung beban ongkos transportasi itu,” ungkap Ruslan.

Meski begitu, ia memastikan pemprov akan tetap terbuka untuk siapa saja yang tertarik untuk bersaing menanamkan modal. “Bisa jadi investor lama atau ada yang lain, semua boleh menawarkan diri,” cetus Ruslan.

Berdasarkan data yang pernah dihimpun koran ini,  besaran investasi proyek ini harus di bawah US$23 juta per km. Sedangkan tarif penumpang harus di atas Rp15 ribu. Ada empat koridor yang rencananya akan dibangun, melintasi jalan-jalan utama di wilayah Palembang.

Koridor pertama, Masjid Agung-Jakabaring-Lingkar Selatan. Koridor dua, Jl Parameswara-Unsri Bukit Besar-Jl Kapten A Rivai-Jl Veteran-Jl Perintis Kemerdekaan-Jl RE Martadinata-Jl Mayor Zen. Untuk koridor tiga, Jl Demang Lebar Daun-Jl Basuki Rahmat-Jl R Sukamto-Jl Residen Abdul Rozak-Jl Patal Pusri.

Sedang koridor empat, Masjid Agung (Ampera)-Jl Jenderal Sudirman-Bandara SMB II. Yang ingin diwujudkan tahap awal ini yakni monorel dari Bandara SMB II menuju Masjid Agung sepanjang 15 km dan dari Masjid Agung menuju Jakabaring sekitar 10 km.

Total ada sekitar 15 stasiun pemberhentian yang akan dibangun.Tanpa masinis, monorel ini direncanakan menggunakan tenaga baterai, bukan listrik apalagi bahan bakar fosil. Pada tiap stasiun pemberhentian, monorel dapat melakukan re-charge baterai. Dengan begitu, tidak menyebabkan polusi udara.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster