48 Kali Gempa Ringan di Desember 2013 Gunung Dempo Diwaspadai

 709 total views,  2 views today

Gunung Dempo Pagaralam

Gunung Dempo Pagaralam

PALEMBANG – Meletusnya sejumlah gunung berapi di Indonesia seperti Gunung Kelud dan Gunung Sinabung, membuat aktivitas Gunung Dempo kini di waspadai. Hasil laporan bulanan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi (BGPVM) melalui Pos Keamanan Gunungapi Gunung Dempo (PKG-GD), Status Gunung Dempo saat ini masih pada tahap normal atau disebut level 1.

Namun sepanjang Desember 2013, terjadi 48 kali gempa ringan yang menunjukkan adanya aktivitas di gunung yang berada di Kota Pagaralam tersebut. Karenanya menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Yulizar Dinoto, aktivitas Gunung Dempo terus dipantau.

Menurut Yulizar, berdasarkan laporan terakhir yang diterima awal Januari lalu, tercatat hasil aktivitas dari Gunung Dempo. Hasil itu sebut Yulizar, didapatkan dari hasil pantauan yang dilakukan melalui pesawat satelit menografis Fx 2.

“Sesuai dengan habitatnya, Gunung Dempo termasuk salah satu gunung api yang tentunya aktif. Terlebih menurut hasil laporannya, seiring berkali-kali melakukan aktivitas seperti gempa ringan. Ya, meskipun begitu Gunung Dempo statusnya masih dikatakan normal, kita tetap waspada,” terang Yulizar saat dibincangi, kemarin.

Yulizar menyebut, meskipun status masih dalam keadaan normal, pihaknya bersama BPBD Kota Pagaralam telah dan terus berkoordinasi guna memantau, menginformasikan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dan tentunya selalu tetap siaga.

“Berkaca dari kejadian Gunung Merapi dulu, kita dan BPBD Pagaralam bersama membuat jalur evakuasi, dan terus memberikan informasi ke masyarakat terkait adanya aktivitas gunung tersebut,” ujarnya.

“Kita tetap selalu waspada, sekecil apapun keadaannya, masyarakat selalu kita berikan informasi terhadap aktivitas Gunung Dempo. Ini sebagai bentuk kewaspadaan, sehingga saat terjadi hal-hal yang tidak diduga, maka evakuasi mudah dilakukan,” sambungnya.

Disinggung mengenai terjadi sejumlah bencana meletusnya gunung berapi di beberapa wilayah di Indonesia, Yulizar mejeleskan, penanganan bencana itu ditangani BNPB. Sementara BPBD Sumsel sebutnya, fokos pada penanganan bencana banjir dan tanah longsor.

“Tetapi kita siap, jika diminta dari BNPB untuk mengirimkan bantuan. Namun kita diminta untuk  lebih siaga di daerah masing-masing. Pada prinsipnya, apapun yang diperintahkan kita tentunya siap,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster