3000 Surat Suara Menuai Protes

 290 total views,  2 views today

PAGARALAM – Terkait adanya kelebihan surat suara sebanyak 3000 lembar menjadi pertanyaan banyak pihak. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam menyikapi hal itu sebagai hal yang biasa.

Menurut Ketua KPU Kota Pagaralam Hendri saat dikonfirmasi menegaskan, surat suara yang diterima KPU itu  yakni surat suara untuk DPR RI Dapil Sumsel II, DPD, DPRD Provinsi Dapil Sumsel VII serta DPRD Kota Pagaralam Dapil I,II,dan III

“Total seluruh  jumlah surat suara yang diterima berjumlah 416.082 lembar termasuk untuk pemilu ulang,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam Haidir Murni SH menyatakan protes dan tidak terima adanya kelebihan surat suara sebanyak  3000 lembar yang diperuntukan untuk surat suara pemilihan ulang. Ia mengatakan, jumlah tersebut rencananya dipersiapkan untuk 3 daerah pemilihan (dapil) masing-masing dapil disiapkan 1000 surat suara, dan itu  tidak termasuk dari jumlah 2 persen surat suara cadangan yang disiapkan KPU.

“Kendati demikian, hal itu patut  dipertanyakan dan apa alasan surat suara pemilihan ulang sudah tiba.  Kita belum bisa terima masalah ini sebelum jelas permasalahannya,” kata Haidir, kemarin (21/2).

Lanjutnya, kelebihan surat suara yang dikirim itu tidak memenuhi persyaratan karena dianggap tidak mencukupi jika semisal terjadi pemilu ulang.

“Seharusnya jumlah surat suara yang dikirim mesti sesuai dengan jumlah DPT yang ada dan ditambah 2 persen untuk cadangan,” sebutnya seraja berujar DPT di Kota Pagaralam berjumlah 101.161 dan surat suara yang disiapkan utuk pemilu ulang 1000 lembar untuk satu dapil, sedangkan surat suara yang seharusya diperlukan 104 ribu namun yang datang berjumlah 119 ribu karena 3000 disiapkan untuk pemilu ulang.

Dikatakan Haidir, pengiriman surat suara pemilu ulang dinilai terlalu dini pengirimanya. Selain itu,  jika terjadi pemilu ulang barulah pihak KPU mencetak lagi.

“Pastinya kita akan konsultasikan hal itu ke Bawaslu provinsi dan bila perlu juga ke Bawaslu RI. Karena menurut kami, kelebihan 3000 surat suara untuk pemilu ulang itu belum saatnya untuk dikirim,” ujarnya.

Terkait hal itu, kalangan parpol pun menyoroti kelebihan surat suara yang menurut KPU untuk pemilihan ulang nanti. Pengurus DPD PAN Pagaralam, yang juga caleg untuk Dapil III Erwan mengatakan, kelebihan untuk putaran kedua itu aneh.

“Bagaimana mungkin bila pelaksanaan hari H saja belum dimulai sudah ada persiapan surat suara ulang. Sepertinya KPU Pagaralam ini yakin dan terkesan menginginkan pemilu terjadi dua putaran,” bebernya seraya mengatakan apakah bentuk surat suara pada putaran kedua tersebut akan sama dengan surat suara putaran pertama, kan kita belum tahu seperti apa bentuknya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster