Siswa Jangan Sampai Terbebani UN

 328 total views,  2 views today

Dinas Dikbudpora Kabupaten PALI menggelar Seminar Bedah Standar Kompetensi Kelulusan(SKL) bagi kepala sekolah dan guru SD se-kabupaten PALI, Kamis (20/2) di SMP YPI Peris Talang Ubi.

Dinas Dikbudpora Kabupaten PALI menggelar Seminar Bedah Standar Kompetensi Kelulusan(SKL) bagi kepala sekolah dan guru SD se-kabupaten PALI, Kamis (20/2) di SMP YPI Peris Talang Ubi.

PALI – Ujian Nasional (UN), tidak lama lagi akan digelar. Seluruh sekolah mempersiapkan diri agar anak didiknya memperoleh prestasi terbaik. Sekolah juga sibuk agar jangan sampai ada anak didiknya gagal dalam ujian akhir tersebut.

Ketakutan pihak sekolah ini menyebabkan beban belajar anak yang akan mengikuti UN meningkat drastis. Mulai dari menggelar jam tambahan sampai mengadakan try out bagi siswa yang akan mengikuti UN.

Ketakutan akan kegagalan menghadapi UN ini, bukan hanya dihadapi pihak sekolah. Para orang tua siswa juga dibuat sibuk, bahkan menghalalkan segala cara. Anak-anak pun dibuat tegang. Tak jarang berusaha mencari bocoran soal atau kunci jawaban UN.

Namun dimata Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten PALI Drs M Amin MM, ketakutan berlebihan terhadap UN ini sebagai ketakutan yang berlebihan. Baginya UN sama saja dengan mengulang kembali pelajaran yang sudah diberikan pada hari-hari sebelumnya.

“Sebetulnya materi UN itu, sama saja dengan materi pelajaran yang diberikan saat jam belajar. Dalam UN itu tidak ada materi yang belum dipelajari. Semuanya diambil dari kurikulum yang berlaku secara nasional. Jadi, kenapa harus ditakuti” urai Amin saat dibincangi disela-sela Seminar Bedah SKL Tingkat SD di Talang Ubi, Kamis (20/2).

Persiapan UN, menurut Amin harus dilakukan jauh hari sebelum siswa menduduki kelas akhir disekolah itu. Untuk siswa sekolah dasar persiapan UN seharusnya dilakukan saat anak duduk dikelas satu.

“Kalau penyerapan kurikulum disekolah baik, rasanya tidak ada yang harus dikhawatirkan oleh sekolah ataupun orang tua,” tambah Amin yang mulai merintis karier sebagai guru itu.

Amin juga menjelaskan, siswa seharusnya diarahkan untuk menghadapi UN dengan tenang. Siswa digiring untuk mengulas kembali materi yang sudah diberikan. Bukan pula dijejali dengan berbagai beban dan ketakutan-ketakutan. “Kita harus menumbuhkan rasa percaya diri kepada siswa,” ungkapnya.

Guna menyelaraskan pemikiran mengenai persiapan UN, Dinas Dikbudpora Kabupaten PALI menggelar Seminar Bedah Standar Kompetensi Kelulusan(SKL) bagi kepala sekolah dan guru SD se-kabupaten PALI, Kamis (20/2) di SMP YPI Peris Talang Ubi.

Hadir sebagai pembicara, Hj Ullya MPd dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sumatera Selatan. Sedikitnya 142 kepala SD mengikuti seminar yang digelar selama satu hari itu.

 

Teks       : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster