Senjata Polisi Macet, Perampok Gasak Rp 115 juta

 674 total views,  2 views today

Ilst. Senjata Api | Net

Senjata Api | Ist

PALEMBANG – Meski dikawal oleh petugas kepolisian saat membawa uang, namun tidak membuat nyali perampok tersebebut ciut. Alhasil, uang Rp 115 juta milik Bank Central Asia (BCA), berhasil digasak perampok, Kamis (20/2).

Sayangnya, anggoata polisi berpankat Bripda tidak mampu menggagalkan aksi perampokan tersebut lantaran senjata api laras panjang yang dimilikinya macet saat hendak menembak perampok.

Aksi perampokan tersebut terjadi di depan Indomaret, Jalan Mayor Ruslan, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat tiga orang petugas  PT Advantage Scm, yang melayani jasa pengisian uang ATM BCA di Indomart.

Informasi dihimpun, kejadian bermula ketika tiga petugas Advantage mengambil uang Rp 115 juta dikantornya di Jalan Kapten Arsyad, Way Hitam, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Ketiga petugas dimaksud adalah, Tri Mulyono (26), warga Jalan Kebun Bunga, Lorong Mekar Sari No 1545 RT15, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami,  Yudi Prihatno (20), warga Jalan Merdeka, Lorong Kali Pasir, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan IB 1 dan Wawan Saputra (20), waga Jalan Jaya VII, Lorong Ilham, Komplek Grane Plaju.

Saat menerima uang, keterangan para petugas uang sudah disiapkan, disusun dalam kaset plastik untuk langsung dimasukan dalam ATM BCA lalu disimpan dalam tas warna hijau merk PT Advantage.

Dalam tas itu ikut disimpan satu kaset kosong untuk mengetes operasional ATM sebelum memasukan kaset berisi uang. Tas kemudian diletakan dalam brankas besi berada di belakang mobil Daihatsu Grand Max nopol B 1476 PVC warna putih susu.

Setelah siap, mereka pun berangkat ke Indomaret Jalan Mayor Ruslan. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil tersebut parkir di pinggir jalan. Ditempat keajdian perkara (TKP) terdapat dua mobil lain depan Indomaret.

Sang supir, Wawan lebih dahulu turun, langsung masuk ke dalam Indomaret untuk mengecek keadaan mesin ATM BCA. Sementara dua rekannya, Tri dan Yudi duduk di bagian tengah membuka brankas di belakang untuk mengambil tas.

Begitu tas berhasil dikeluarkan, Yudi yang duduk di sebelah kanan, membuka pintu. Masih di depan pintu mobil, tiba-tiba para pelaku mengambil tas. “Tas itu kupegang tangan dua posisi di depan. Pas mau bejalan ke Indomart, pelaku di belakang langsung narik tas. Aku sampai nak tesungkur,” ungkap Yudi kepada petugas.

Bripda Rizky mengatakan, senjata api tersebut sempat macet ketika hendak menembak para pelaku. Ketika senjatanya siap diledakan, kedua pelaku sudah menjauh dan bidikannya terhalang warga.

“Kejadiannya cepat sekali. Aku sadar waktu sudah ada teriakan jambret,” ucap Bripda Rizky dengan nada lemah saat mendampingi petugas PT Advantage melapor ke SPKT Polresta Palembang usai kejadian.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, melalui Kasat Reskrim Djoko Julianto membenarkan adanya laporan karyawan PT Advantage. “Laporan sudah kita terima dan langsung kita tindak lanjuti,” tukas Kasat.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor  : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster