“PNS Terlibat Politik Praktis”

9 total views, 3 views today

PAGARALAM – Barangkali sudah tiba saatnya kita harus belajar lagi demi kepentingan orang banyak. Mulailah berpikir lebih terbuka lagi untuk memahami secara utuh pembelajaran yang sangat relevan dalam kehidupan sebagai mahluk sosial sekaligus sebagai mahluk individu. Demikian dikemukan Tokoh Pemuda Kota Pagaralam, Hendri Ganesha, Kamis (20/2).

Menurutnya, sejauh ini di Bumi Besemah mulai marak sejumlah PNS yang terlibat politik praktis dengan memasang sejumlah atribut parpol maupun caleg. Padahal yang bersangkutan bukanlah sebagai stakeholder dengan sebutan pihak dari luar partai yang berkepentingan serta berpengaruh terhadap kinerja dan keberadaan berlangsungnya suatu organisasi yang dikaderkan partai.

Ia mengatakan, jika ada PNS yang masuk di partai dinilai akan mengkerdilkan partai itu sendiri. Bisa dikatakan bahwa yang bersangkutan akan menghancurkan stakeholder yang telah dibangun oleh partai. Sebab itu, partai harus melindunggi simpatisan yang notabene PNS dengan tidak mengorbankan kepentingan sebagai pegawai itu sendiri.

“Akibat tidak mengerti peraturan yang berlaku, sangat disayangkan sejumlah PNS di Pagaralam banyak terlibat politik praktis,” beber Hendri.

Lanjutnya, sejauh ini pihaknya bukan menghujat atau menjatuhkan ‘mereka’ yang notabene nya sebagai PNS dilingkungan Pemerintah Kota Pagaralam, tapi semestinya terlebih dahulu memahami apa yang diamanatkan PP 53/2010.

“Jangan sampai simpatisan yang loyal menjadi korban akibat ketidakmengertian pimpinan partai,” jelasnya.

Kendati demikian kata Hendri, hendaknya mengupayakan pembelaan maksimal terhadap simpatisan PNS tersebut agar tidak sampai dikenai sanksi berat semisal pemecatan.

“Sebab itu, upaya pemupukan simpatisan harus sering dilakukan mengingat baktinya terhadap partai ataupun yang lainnya,” saran Hendri.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Pagaralam, Drs. Safrudin, MSi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam telah mengintruksikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam untuk tidak bersentuhan langsung dengan politik.

“Jika terbukti ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahaan Kota Pagaralam terlibat dalam kegiatan politik praktis, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan,” ujarnya.

Menurutnya, sejauh ini dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 cukup tegas mengenai sanksi bagi siapapun yang terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis, seperti menggunakan atribut parpol, kampanye, serta ikut dalam setiap aktifitas parpol tertentu.

“Jika ada oknum PNS yang terlibat langsung dalam kegiatan politik dengan menggunakan atribut partai dan lainnya akan kita tindaklanjuti,” terangnya seraya berujar dengan diberlakukannya PP 53/2010 setiap PNS sama sekali tidak dibenarkan untuk ikut serta dalam kegiatan partai termasuk menggunakan atribut, karena dalam aturannya dibuat cukup jelas dan tegas.

TEKS:ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com