Karyawan ‘Bermain’ Pelanggan Dirugikan Ratusan Juta

 293 total views,  2 views today

Korban Kolam menunjukkan foto mobil box yang digunakan pelaku dan tiga tersangka yang sudah diamankan polisi

Korban Kolam menunjukkan foto mobil box yang digunakan pelaku dan tiga tersangka yang sudah diamankan polisi

PALI – Bukannya mendapatkan ganti rugi dan perlakuan baik, dari PT Surya Sriwijaya Perkasa, selaku penyalur rokok Gudang Garam di Sumatera Selatan, justru salah satu agen rokok terbesar di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muhamad Kalam alias Kolam (49), warga Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI ini, diacukan pihak perusahaan rokok tersebut.

Kejadian sendiri berawal dari ditangkapnya tiga karyawan PT Surya Sriwijaya Perkasa yakni, Hermansyah (30), warga Komplek Tirta Mutiara Indah, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang, Jhon Putra (42), warga Perum Talang Keramat Elok persada, No 7 Kenten, dan Imam (28), warga Gandus Palembang, 1 Februari 2014 oleh Jajaran Polsek Penukal Abab.

Disanalah, diketahui ketiga pelaku ini, telah melakukan penipuan sejak dua tahun terakhir, dengan bermodus memalsukan nota rokok, yang tidak sesuai dengan jumlah rokok yang dimasukan ke tokonya.

Tak ayal, atas kejadian tersebut, korban harus mengalami kerugian setiap kali karyawan mengantarkan rokok ketokonya.

Setiap Minggu, lanjut Kolam, ia memesan rokok ke PT SSP seharga Rp 120juta. Namun saat akhir tahun, dirinya  curiga lantaran hasil penjualan rokoknya tidak sesuai dengan jumlah pembelian.

Saat dilakukan pengintaian, baru diketahui bahwa tiga karyawan PT SSP mengambil kembali rokok yang sudah diantar ke dalam mobil box yang digunakan untuk mengantar rokok itu. Setelah dicek, jumlah rokok yang diambil senilai Rp 3 juta.

Menurut keterangan korban Kolam, pengelapan yang dilakukan karyawan PT Surya Sriwijaya Perkasa ini, membuat dirinya harus mengalami kerugian sekitar Rp3 juta setiap minggunya. Jika dihitung, totalnya mencapai Rp300 juta, terhitung selama dua tahun.

“Kita sudah bermitra hampir tiga tahun. Namun, sejak dua tahun terakhir kita merasa curiga karena data keuangan kita mengalami kerugian. U0ntuk itu kita melakukan pengecekan, dan ternyata benar ada permainan yang dilakukan karyawan PT SSP yang mengantarkan rokok tersebut, sehingga kita buat laporan polisi dan ditangkap tiga pelakunya ini,” terangnya.

Ia menambahkan, dirinya sudah dua kali mendatangi kantor, PT Surya Sriwijaya Perkasa, di Kota Palembang untuk meminta kejelasan dan sejauh mana pertanggung jawabannya, atas kerugian yang dialaminya ini.

“Bukannya mengganti kerugian atau minta maaf atas kesalahan perusahaan yang merugikan pelanggan, saat saya datang justru dipertemukan dengan bawahan mereka. padahal saya pelanggan besar, setiap bulan omset saya tidak kurang dari Rp 500 juta,” tambahnya kesal.

“Kita sudah dua kali datang ke kantornya, namun pihak mereka cenderung lepas tangan apa yang dilakukan karyawannya. Saya sendiri, selaku agen dari berbagai rokok bermerk di Indonesia, sangat kecewa atas perlakuan pihak perusahaan ini, yang terkesan tidak punya itikat baik sebagai mitra bisnis,” sambungnya.

Sementara saat dihubungi Kabar Sumatera, PT Surya Sriwijaya Perkasa, melalui Supervisor Juhaidi menyarankan kepada korban untuk mendatangi kantornya. “Ia kita sudah tahu permasalahanya Mas, sebaiknya korban mendatangi kantor kita untuk bertemu dengan atasan kita terkait kejelasannya,” singkatnya, melalui via telepon.

 

Teks/Foto    : Indra Setia Haris

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster