Eddy dan Yulius tak Mau Makan

12 total views, 3 views today

Proses Penahanan Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi

Proses Penahanan Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi

PALEMBANG – Mantan Wakil Gubenur (Wagub) Sumsel Eddy Yusuf dan Bupati OKU, Yulius Nawawi, sempats shock di tahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo, Palembang. Kedua tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) OKU 2008 itu,  bahkan sempat tidak mau makan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Rutan Pakjo, David Rosehan, Kamis (20/2). “Hasil pemeriksaan tim dokter, secara umum keduanya sehat. Namun Eddy Yusuf ada gejala sakit jantung dan diabet. Keduanya sempat schok dan tidak mau makan, tetapi sore harinya baru mau makan,” kata David.

Keduanya sebut David, saat ini ditempatkan di blok khusus yang disebut dengan blok Mapenaling atau blok untuk masa pengenalan lingkungan. Tujuannya, agar dapat mengenal lingkungan rutan dan menyesuaikan diri.

Begitu juga dengan Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi, mereka setelah diperiksa tim dokter dan dinyatakan sehat,  barulah kemudian di tempatkan di blok Mapenaling. “Keduanya di tempatkan di kamar berbeda, namun tidak sendirian karena ada tahanan lainnya,” jelas David.

Di blok ini sebut David, tidak ada perbedaan fasilitas yang diberikan dibandingkan dengan blok lain. Baik blok Mapenaling, blok Tipikor maupun blok pidana umum mendapatkan fasilitas yang sama.

Namun di blok Tipikor menurutnya, jumlah penghuninya lebih sedikit dibanding blok pidana umum. “ Di blok pidana umum, saat ini ada 1.200 tahanan. Sedangkan blok Tipikor hanya ada 49 tahanan, yang ditempatkan di empat kamar,” bebernya.

Tunggu Perkembangan

Dibincangi terpisah, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Ishak Mekki memastikan penahanan Bupati OKU, Yulius Nawawi di Rutan Pakjo selama 20 hari kedepan, tidak akan menganggu jalannya pemerintahan di Kabupaten OKU. Alasannya menurut mantan Bupati OKI ini, masih ada wakil bupati (wabup), yang akan menjalankan roda pemerintahan.

“Roda pemerintahan di OKU, tidak akan terbengkalai dan dipastikan akan tetap berjalan. Untuk sementara, wabup akan menggantikan sementara posisi bupati sebagai kepala pemerintahan,” kata Ishak dibincangi, Kamis (20/2) di ruang kerjanya.

Ishak juga menerangkan, sampai saat ini pemerintah provinsi (pemprov) belum akan menon aktifkan Yulius Nawawi dari jabatannya sebagai Bupati OKU. Bagaimana dengan penangguhan penahanan ? Ishak menerangkan, sampai saat ini belum ada upaya untuk penangguhan penahanan Yulius. Namun ia yakin, kuasa hukum Yulius sebutnya, pasti sedang mempersiapkan itu.

 

Sementara itu, Plt Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman mengaku masih mempelajari dan terus memantau perkembangan kasus hukum dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) OKU 2008, yang melilit Yulius Nawawi dan Eddy Yusuf tersebut.

“Persoalan ini sudah cukup lama di ketahui, dan persoalan hukum ini diluar kewenangan pemprov. Namun kita terus memantau perkembangannya, nanti ada mekanismenya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya.

“Putusan penahanan Ini juga, baru penahanan pertama dan belum tahu lanjutannya seperti apa. Ini belum inkrah (belum mempunyai kekuatan hukum tetap). Kita akan melihat perkembangan putusan peradilan selanjutnya,” tukasnya.

TEKS             : OSCAR RYZAL/IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com