BKD Perjuangkan Nasib K2

 178 total views,  2 views today

INDERALAYA – Sebanyak 285 dari 704 tenaga honorer Katergori 2 (K2), dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), dinyatakan lulus oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB).

 

Data tersebut berdasarkan data yang telah di terima oleh Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKD), Kabupaten Ogan Ilir.

 

Meski sudah dinyatakan sudah final terkait pengumuman tersebut, Pemkab Ogan Ilir melalui BKD masih akan berupaya untuk memperjuangan nasib peserta tes K2 yang tidak lulus yang totalnya sebanyak 419 orang.

 

Kepala BKD dan Diklat Pemkab OI,  H Darjis, Kamis (20/2), saat ini pihaknya masih terus mencari solusi untuk memperjuangkan K2 yang tidak lulus.

 

Darjis menambahkan, pada 29 Februari 2014 mendatang akan dilaksanakan rakor untuk seluruh kepada BKD se Indonesia di Kemenpan.

 

“Ini moment, dalam rakor tersebut akan kita sampaikan ke Kemenpan terkait peserta tes K2 yang tidak lulus, semoga nanti ada jawabannya,’’ tutur Darjis.

 

Dikatakan Darjis, ada beberapa pertimbangan yang  perlu dilakukan terhadap para peserta tes K2 yang tidak lulus, selain Pemkab Ogan Ilir masih kekurangan tenaga kerja, tentu yang paling esensial jasa mereka (K2) selama ini.

 

“Mereka (K2) ini ada yang sudah mengabdikan dirinya sejak tahun 2000,  namun rata-rata tahun 2004 dan 2005 hingga sekarang,  artinya mereka sudah mempunyai jasa , tentu kita harus pikirkan, tidak serta merta mereka akhirnya bubar dan tidak dipekerjakan lagi. Makanya pada rakor BKD se Indonesia, kita akan sampaikan itu. Kasihan mereka (K2), yang sudah mengabdi,” ucapnya.

 

Sementara mengenai peserta yang lulus K2, sampai saat ini belum ada petunjuk yang jelas, apakah segera melengkapi berkasnya atau bagaimana.

 

Menurut Darjis, sebaiknya para peserta yang lulus untuk menyiapkan berkas dan serta membuat pengantar dari SKPD masing-masing dimana peserta itu bekerja. “Kemungkinan kelengkapan berkasnya sama dengan peserta umum, hanya ada bedanya yakni melampirkan surat pengantar dari SKPD masing-masing,’’ katanya.

 

TEKS         : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster