Weliansyah : Saya Hanya Membela Diri

 278 total views,  2 views today

Weliansyah alias Ulung kepada polisi mengaku menusuk Ensi bin Mat Adam (53) hingga tewas karena dalam keadaan terpaksa.

Weliansyah alias Ulung kepada polisi mengaku menusuk Ensi bin Mat Adam (53) hingga tewas karena dalam keadaan terpaksa.

KAYUAGUNG – Weliansyah alias Ulung bin Wancik (25) warga Desa Embacang Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI, mengaku menusuk korbannya, Ensi bin Mat Adam (53) hingga tewas karena dalam keadaan terpaksa untuk membela diri.

Pasalnya, tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini nyaris saja tewas dibacok oleh Ensi bin Mat Adam (53) warga setempat yang masih ada hubungan keluarga dengan tersangka dibeberapa bagian tubuhnya seperti bagian punggung sebelah kiri, leher sebelah kiri dan bagian atas kepala dalam keributan yang terjadi pada Ahad siang lalu,  di kebun KKPA plasma sawit Desa Embacang.

Usai menusuk korban dengan sebilah pisau cap garpu yang terselip dipinggangnya pelaku langsung melarikan dari meminta perlindungan ke rumah Kepala Desa Embancang Permai, selanjutnya bersama Kades Embacang Permai, Edi Saputra dan kerabatnya, tersangka menyerahkan diri kepolisi. Untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan tersangka akhirnya dibawa ke Mapolres OKI,  Rabu (19/2)

Weli menuturkan, dirinya sama sekali tidak menyadari akan mendapatkan bacokan secara tiba-tiba dari tersangka Ensi, diceritakannya, pada hari kejadian dirinya yang merupakan Kerani buah (wakil ketua kelompok,red) Plasma sawit di SP 4 Desa Embacang tengah melihat lokasi buah sawit yang baru selesai dipanen dan hendak diangkut ke Pabrik Kelapa Sawi (PKS) Limau Mungkur.

Saat berada di lokasi, korban Ensi yang menggunakan sepeda motor langsung menghampiri tersangka, tanpa basa-basi langsung mengayunkan goloknya ketubuh Weli beberapa kali, seperti leher, punggung dan kepala.

Namun diduga golok yang digunakan tidak tajam tersangka Weli hanya mengalami luka dibagian belakang leher sebelah kiri hingga mengalami tiga jahitan, mendapatkan serangan yang secara tiba-tiba spontan membuat tersangka mencabut sebilah pisau yang terselip dipinggangnya dan langsung menusuk korban dibeberapa bagian seperti dibawah ketiak sebelah kiri, pinggang bagian belakang serta dibagian kepala.

“Waktu saya di lokasi tempat buah sawit akan dibawa ke PKS, dia (korban,red) datang dan langsung mengayunkan golok kearah saya hingga mengalami luka, saya merasa terancam dan hanya untuk membela diri sebab jika saya tidak melawan mungkin saya yang akan tewas,” ucap Weli.

Ssetelah menusuk korban pelaku selanjutnya berlari sekuat tenaga dan meninggalkan sepeda motornya di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), menuju ke Desa Embacang Permai untuk meminta perlindungan.

“Informasi yang saya dapat, dia itu langsung kembali naik motor menuju kearah desa kemudian setelah sekitar 100 meter kemudian berhenti mungkin karena tidak kuat, itu informasi yang saya terima, sementara saya sendiri meminta perlindungan dengan kades, kemudian bersama keluarga dan dibantu kades saya menyerahkan diri.” katanya.

Ujar Weli, antara dirinya dengan korban tidak ada masalah, namun memang korban dengan orang tuannya yang masih ada hubungan keluarga ini sempat ribut persoalan tanah plasma yang saat ini sedang digarap, hal ini diduga menjadi pemicunya.

“Saya tidak tahu persis persoalannya pak, namun  memang ada masalah dengan orang tua saya, tapi saya tidak menyangka mengapa saya diserang,” cetusnya.

Sementara itu Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi Kasubag Humas AKP A Halim membenarkan pihaknya telah mengamankan tesangka Weli, karena terlibat dalam penganiayaan hingga korbannya meninggal dunia.

“Tersangka sudah kita amankan, manurut tersangka dirinya terpaksa menusuk korban karena membela diri namun sekarang kita sedang lakukan pemeriksaan intensif dugaan sementara ada motif dendam dibalik kasus ini, tersangka akan kita jerat dengan pasal 351 ayat 3 KUHP,” tutupnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster