Prabumulih Memacu PAD Lewat PBB

 359 total views,  2 views today

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM

PRABUMULIH – Kelola pajak bumi dan bangunan (PBB) oleh Pemerintah Kota Prabumulih  baik di perkotaan maupun pedesaan atau P2 diharapkan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Harapan lainnya adalah semua objek pajak yang ada terdata dan sudah tidak ada lagi pemilik tanah yang tidak kena PBB.

Seiring bertumbuhnya pembangunan di Prabumulih, maka penerimaan pendapatan dari sektor PBB makin berpacu, mengingat makin banyaknya wajib pajak yang membayar PBB. Hal itu membuat penerimaan PBB di Kota Prabumulih terpenuhi dan melebihi target.

Nah, guna memberikan pemahaman bahwa pembayaran PBB P-2 yang diambil alih Pemko Prabumulih yang akan dipungut Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), maka DPPKAD mengundang tiga kecamatan, lurah, kades, RT, dan RW. Di tiga kecamatan tersebut untuk diberikan pemahaman bahwa pembayaran akan diberikan kepada setiap RT/RW agar dapat disebarkan pada setiap objek pajak yang ada.

Pada sosialisasi tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan dihadiri para kepala dinas, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel, Kepala Kantor, Kepala Bagian, Camat, Lurah, Kades dan RT RW, Rabu (19/2) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih.

Kepala DPPKAD Ujang Sukarman dalam kata sambuatnnya menyebutkan pelaksanaan sosialisasi PBB P2 ini dimaksudkan sebagai media penyampaian kepada masyarakat Prabumulih tentang PBB baik perkotaan maupun perdesaan.

“Juga akan disampaikan pendaftaran dan pemutakhiran data objek pajak yang baru agar PAD dapat ditingkatkan. Untuk sosialisasinya dibatasi tiga keecamatan. Sebab, tiga kecamatan inilah yang banyak menyumbang PBB selama ini,” beber Ujang.

Sambung Ujang, adanya sosialisasi ini diharapkan terlaksana April 2014 mendatang. Dan, pembayarannya langsung ke Bank Sumsel Babel. Adapun sosialisasi ini mengambil tema ‘Melalui Kegiatan Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan dan Perdesaan (PBB P-2) Mari Kita Tingkatkan Kesadaran Wajib PBB’.

Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya menyebutkan, agar realisasi PBB P-2 jadi sumber dana di PAD, maka harus dikelola dengan baik. Serta bila PAD Prabumulih meningkat, tentu akan dapat menyalurkan dana itu untuk membantu warga Prabumulih yang tidak mampu.

“Ke depannya Kota Prabumulih dapat dikatakan sejahtera, jika program kerja yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan setiap pajak yang dipungut untuk kesejahteraan warga Prabumulih,” harap Rhido Yahya. (ADV)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster