Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi Ditahan

 284 total views,  2 views today

Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi Ditahan

Bupati OKU, Yulius Nawawi mendapatkan kawalan ketat dari petugas Kejati Sumsel, usai pelimpahan berkas perkara dugaan korupsi Bansos OKU. Yulius bersama mantan Wagub Sumsel, Eddy Yusuf, Rabu (19/2), ditahan di Rutan Pakjo selama 20 hari kedepan. | FOTO : Bagus Kurniawan/KS

*Kasus Dugaan Korupsi Bansos OKU

PALEMBANG – Setelah menjalani pemeriksaan berkali-kali, hingga ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Kriminal khusus (Ditreskrimsus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya mantan Wakil Gubenur (Wagub) Sumsel Eddy Yusuf dan Bupati Ogan Kombring Ulu (OKU) Yulius Nawawi, di tahan.

Eddy dan Yulius di jebloskan ke balik jeruji besi di Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang. Sebelum dijebloskan petugas ke Rutan Pakjo Palembang, kedua orang yang pernah menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKU ini, terlebih dahulu diperiksa di gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel, Rabu (19/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat meninggal kan gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel, kedua tersangka yang tersandung dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) OKU 2008 itu, nampak tergesa-gesa. Tidak ada komenter satu kata pun dari Yulius Nawawi, baik saat berada di Ditreskrimsus Polda Sumsel maupun Kejati Sumsel.

Saat berada di Ditreskrimsus Polda Sumsel, Yulius terus berjalan cepat menuju mobilnya Isuzu Panther merah yang ia kendarai. Wajahnya biasa saja dan terkesan dingin, tak satu kali pun melepas senyum.

Berbeda dengan Yulius, Eddy terkesan santai dan ramah. Ia masih mau melayani wartawan yang melontarkan sejumlah pertanyaan kepadanya. Eddy juga berjalan pelan, baik di Ditreskrimsus Polda Sumsel maupun Kejati Sumsel.

Dikatakan Eddy, ia akan tetap menjalani proses hukum yang dijatuhkan pada dirinya. Ia bahkan menerima meski dirinya harus diletakkan di dalam Rutan Pakjo Palembang. “Saya serahkan semua ke pengacara saya. Yang pasti, saya akan mengikuti proses hukumnya,” kata Eddy. “Untuk diketahui saya ini tidak mencuri, saya bukan dari keluarga pencuri. Yang jelas, kita jalani saya proses hukum yang kini sedang berjalan,” tegas Eddy.

Usai diperiksa di Mapolda Sumsel, Eddy dan Yulius beserta barang bukti mobil Toyota Kijang Innova milik Eddy dan beberapa dokumen, dibawa ke Kejati Sumsel. “Hari ini, kita telah menerima dua tersangka Bansos OKU 2008 yakni Eddy dan Yulius. Keduanya langsung ditempatkan di Rutan Pakjo, selama 20 hari dan proses persidangan.,” kata Asisten Intelijen Kejati Sumsel, Adil Wahyu Wijaya.

“Terkait dengan jabatan Yulius Nawawi,  yang masih aktif sebagai Bupati OKU, itu bukan wewenang kita. Itu merupakan wewenang dari Pemda untuk mecari penggantinya. Keduanya, diancam dengan pasal 2 dan 3, Undang-Undang (UU) Tipikor dengan ancaman hukuman 4 hingga 20 tahun penjara,” kata Aidil.

Kuasa hukum Eddy, Hendri Donal, mengaku kecewa dengan diberlakukannya penahanan terhadap Eddy. Ia menilai, Eddy sudah kooperatif, baik diperiksa sebagai saksi maupun sebagai tersangka. “Namun, kita ikuti perosedur kita pelajari dulu berkas surat penahanan. Akan kita upayakan penangguhan untuk Eddy,” kata Hendri.

Terpisah, Husni Candra, kuasa hukum Yulius Nawawi, mengungkapkan, pihaknya akan terus mengikuti proses hukum yang diarahkan kepada kliennya.  “Saat ini kita akan pelajari dulu berkas-berkasnya. Saat ini, untuk surat perintah penahanan belum kita terima, tentu kita akan menempuh jalur hukum melakukan pembelaan,” tukasnya.

 

TEKS              : OSCAR RYZAL

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster