Harga Kakao Rp 20.000/Kilo

 760 total views,  2 views today

kakao

kakao

PAGARALAM – Meskipun kondisi cuaca yang ada sudah tidak menentu lagi, tetapi tetap memberikan angin segar bagi para petani komoditi  Kakao. Dalam sepekan terakhir, harga kakao terus membaik disejumlah pasar hingga mencapai Rp 20.000 per kilogram. Hal itu tentunya membawa berkah bagi petani kakao di Bumi Besemah dan sekitarnya, meningat harga jual sebelumnya hanya  berkisaran Rp 16.000 – Rp 18.000 per kilo.

   

“Kenaikan harga kakao saat ini sangat membantu para petani untuk mengimbangi harga sembako yang terus mengalami kenaikan,” kata Ismet (59) salah satu petani kakao  Dusun Aur Duri, Kecamatan Dempo Tengah, Selasa (18/2).

   

Menurutnya, dengan adanya kenaikan harga kakao itu, sebenarnya sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir lalu secara kontinyu. Namun, kenaikan harga tidak begitu signifikan. Kendati demikian, hal itu tidak menutup kemungkinan harganya akan naik lagi, bila melihat kondisi kakao saat ini yang mulai masuk pada awal tahun.

  

“Kemungkinan kenaikan harga dipengaruhi banyaknya permintaan pasar, sedangkan hasil yang ada tergolong sedikit,” kata Ismet.

   

Lanjutnya, untuk penjualan biji kakao yang telah dikupas tidak begitu sulit dan bisa dengan mudah dijual ke pasaran baik dalam kondisi masih basah maupun sudah kering.

   

“Buah kakao yang sudah dikupas bisa langsung  kita jual ke pasar walaupun dalam kondisi basah, tapi harganya tidak semahal biji kakao dengan kondisi kering” terangnya.

   

Senada dikemukakan Riduan petani lainnya, tanaman kakao ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan tanaman lain, karena buah kakao masak atau siap panen tidak serentak. Sehingga membutuhkan waktu agak panjang sebelum buah siap di panen. Sementara tanaman kopi yang merupakan komoditi andalan, biasanya para petani melakukan panen dengan cara serentak, bahkan ada sebagian petani tidak membedahkan yang mana buah matang maupun yang belum siap di panen.

   

“Sebetulnya keunggulan pohon kakao tidak mengenal musim, termasuk tidak mudah terserang penyakit. Sementara posisi buah basah dan kering dalam kondisi sudah dikupas siap untuk dijual, kapan saja dikala kita mau,” singkatnya.

  

Terpisah, Topik salah satu Agen Kakao mengatakan, saat ini permintaan pasar Tanggerang dan Cirebon meningkat. Sementara para petani yang menjual hasil panennya tergolong sedikit. Sehingga  mempengharui harga pasaran saat ini.

  

”Harga Kakao memang sedang baik. Semoga komoditi andalan ini akan selalu memberikan angin segar bagi kita semua demi meningkatkan taraf ekonomi di Bumi Besemah ini,” pintanya.

 

TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster