BEM Unsri Galang Aksi Pengumpulan Koin

 267 total views,  4 views today

Beberapa anggota BEM Unsri sedang menggelar aksi.

Beberapa anggota BEM Unsri sedang menggelar aksi.

INDERALAYA – Sebagai bentuk solidaritas terhadap 131 mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya yang memasuki status non aktif, akibat tidak mampu membayar biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri menggelar aksi solidaritas dalam bentuk pengumpulan koin.

Aksi tersebut, berlangsung Selasa (1b/2) pukul 11.00 WIB di lingkungan Kampus Unsri Inderalaya. Puluhan mahasiswa, berjalan kaki mengelilingi kampus Unsri dari Fakultas ke Fakultas lainnya dengan membawa beberapa kardus yang bertuliskan pengumpulan koin sebagai bentuk solidaritas mahasiswa yang terancam DO.

“Ya,  ini hanya sebagai bentuk aksi solidaritas saja pak,” ungkap Presiden BEM Unsri Indralaya, Khairunnisak, Selasa (18/2).

“Pihak Rektorat memberikan batas maksimal pelunasan biaya UKT pada 19 Februari, apabila belum juga melunasi maka akan berstatus DO jika tidak melakukan kepengurusan “Stop Out” (SO),” ungkap  Khairunnisak.

Menurutnya, selaku pimpinan tertinggi Badan Eksekutif Mahasiswa Unsri, pihaknya berencana akan melakukan penggalangan koin ke jalan raya.

“Rute penggalangan koin yang kita ambil hari ini hanya sebatas di lingkungan Unsri Indralaya saja,” jelasnya seraya berkata kegiatan ini berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sebanyak 131 mahasiswa Unsri terdiri dari berbagai Fakultas diantaranya yakni Fakultas Teknik maupun Fakultas Kedokteran terancam di “Drop Out” akibat belum membayar biaya UKT yang mencapai kisaran Rp 500 hingga tertinggi dari Fakultas Kedokteran yakni Rp 28 juta.

 

TEKS        : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster