22 April Hari Jadi Kabupaten PALI

 460 total views,  2 views today

2.Prasasti peresmian kabupaten PALI yang ditanda-tangani Mendagri.

 Prasasti peresmian kabupaten PALI yang ditanda-tangani Mendagri.

PALI – Pertanyaan masyarakat tentang hari jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya terjawab sudah. Pemerintah Kabupaten PALI memutuskan bahwa peringatan hari jadi yang pertama itu akan diperingati tanggal 22 April 2014 nanti.

Hal ini terungkap setelah seluruh SKPD melakukan rapat pembahasan peringatan ini di kantor bupati PALI, KM 10 Talang Ubi, Selasa (18/2).

Sebelumnya sempat beredar pertanyaan ditengah masyarakat, apakah hari jadi ini diperingati tanggal 14 Desember atau 22 April. Karena kedua tanggal ini memiliki makna tersendiri.

Tanggal 14 Desember mengacu pada hari diputuskannya RUU Pemekaran Kabupaten PALI oleh sidang paripurna DPR RI yaitu 14 Desember 2012. Masyarakat menganggap, hari itu adalah puncak perjuangan pemekaran kabupaten PALI yang memakan waktu 10 tahun.

Sementara tanggal 22 April 2013 adalah hari diresmikannya Kabupaten PALI oleh Menteri Dalam Negri Gamawan Fauzi di Graha Praja Kemendagri Jakarta. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian oleh Mendagri sekaligus pelantikan penjabat Bupati PALI.

“Kita tetap mengacu pada Undang Undang No 7 tahun 2013 tentang pembentukan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Dalam undang-undang itu disebutkan peresmian kabupaten PALI ditandai dengan pelantikan penjabat Bupati,” jelas Drs HM Isnaini MPd, Sekretaris Daerah Kabupaten PALI seusai rapat.

Meski demikian, lanjut Isnaini, aspirasi masyarakat soal peringatan tanggal 14 Desember tetap akan diperhatikan dan akan dicatat.

“Nanti setelah terbentuknya DPRD akan ditetapkan secara resmi peringatannya. Sekarang kita persiapkan dahulu untuk acara tanggal 22 April nanti,” tambah Isnaini.

Peringatan tanggal 22 April sendiri, sambung Isnaini akan diperingati dengan meriah. Meriah dalam artian dapat diikuti dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Meriah disini bukan berarti harus mewah dan mahal. Anggaran kita juga kan terbatas, jadi akan kita siapkan acara yang mempunyai nilai manfaat lebih bagi masyarakat” tambahnya.

Saat ini, masing-masing SKPD sudah ditugaskan untuk membuat format acara atau kegiatan agar peringatan menjadi lebih meriah. Namun lagi-lagi, Isnaini menekankan bahwa acaranya bukan menghamburkan dana.

“Bentuknya macam-macam bisa dengan gotong royong seluruh masyarakat untuk membenahi pemukiman masing-masing atau membersihkan jalan atau membersihkan jalur listrik yang jadi penyebab kebakaran dan sebagainya. Kita ingin masyarakat terlibat dan mempunyai rasa memiliki terhadap pembangunan ini” urainya.

Bukan hanya pemkab PALI dan masyarakat saja yang akan dilibatkan. Seluruh perusahaan yang ada di kabupaten PALI juga akan diajak untuk ikut serta memeriahkan ajang tahunan ini.

Selain menumbuhkan semangat gotong royong, peringatan bisa juga dalam bentuk jalan santai karena bisa diikuti oleh masyarakat banyak. Perlombaan-perlombaan pun akan dipilih jenis perlombaan yang melibatkan orang banyak. “Kita tidak ingin, peringatan hanya jadi milik sebagian orang. Tapi seluruh masyarakat ikut memiliki dan merasakannya,” tambah Isnaini yang didapuk jadi ketua panitia peringatan ini.

“Detil acara dan kegiatannya masih kita godok bersama. Sekarang kan baru rapat pertama. Nanti masih ada rapat-rapat lagi untuk melihat jenis kegiatan yang akan diadakan dan anggaran biayanya,” pungkas Isnaini.

 

Teks      : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster