Ketua PGRI : SK Pengangkatan Harus Dihormati

 213 total views,  2 views today

Zahri Gusniarto SPd, Ketua PGRI Kabupaten PALI

Zahri Gusniarto SPd, Ketua PGRI Kabupaten PALI

PALI – Menyikapi polemik pergantian kepala sekolah di SMP PGRI Betung, membuat Ketua PGRI Kabupaten PALI angkat bicara.

Kepada Kabar Sumatera, Zahri Gusniarto SPd,  Ketua PD PGRI Kabupaten PALI meminta para dewan guru untuk menghormati keputusan PGRI Provinsi Sumatera Selatan yang telah mengeluarkan Surat Keputusan pengangkatan kepala sekolah yang baru.

“Guru-guru di SMP PGRI Betung seharusnya menghormati keputusan yang dikeluarkan pengurus provinsi. Seharusnya bersama-sama menjaga kondusifitas sekolah. Anak-anak diarahkan untuk belajar, karena sebentar lagi akan ujian,” jelas Zahri di Talang Ubi, Senin (17/2).

Zahri menyayangkan, sikap oknum guru yang mengarahkan siswa untuk pindah ke SMPN 1 Abab. Menurutnya, hal itu jelas diluar prosedur karena tidak untuk memindahkan seorang siswa sudah ada ketentuannya.

“Kami sangat sayangkan kejadian kemarin itu. Kami sudah meminta kepala sekolah yang baru untuk memanggil siswa dan orang tuanya. Kami minta mereka diberikan penjelasan. Sebentar lagi kan mau ujian, anak-anak seharusnya diarahkan untuk belajar, diberikan pelajaran tambahan dan diberikan motivasi untuk memberikan yang terbaik. Bukan diajak kepada hal-hal yang kontra-produktif,” jelasnya.

Zahri juga menjelaskan, saat ini proses belajar-mengajar di SMP PGRI Betung sudah berlangsung normal kembali. Hampir seluruh siswa sudah mengikuti pelajaran seperti biasanya.

“Alhamdulillah, Sabtu kemarin dan hari ini saya dapat laporan proses belajar mengajar sudah berlangsung normal. Dan ini sangat kami hargai,” tambahnya.

Menurut Zahri, proses pergantian kepala sekolah itu sudah berlangsung sejak 2 Desember 2013 lalu. SK pengurus provinsi dikeluarkan pada tanggal 2 Desember 2013. Seharusnya, sejak saat itu kepala sekolah yang baru sudah sah untuk bertugas.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, Drs Izroni yang dihubungi KabarSumatera menyatakan, Kepsek SMP PGRI Betung yang lama, Marwan SSos, sudah menemui dirinya.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Izaroni, Marwan bersedia mengembalikan dana BOS yang telah dikelolanya. “Tadi sudah bertemu dengan kepsek yang lama (Marwan, red) dan bendaharanya, kami sudah mendapatkan penjelasan. Insya Allah dalam beberapa hari kedepan akan kita adakan penyerahan dana tersebut,” ungkap Izroni.

Seperti diberitakan sebelumnya, pergantian kepala sekolah SMP PGRI Betung menuai polemik. Acara serah terima jabatan antara kepala sekolah yang lama kepada kepsek yang baru, Kamis (13/2) nyaris batal, karena seluruh ruangan kecuali ruang kelas terkunci semua.

Kepala Dinas Dikbupora yang hadir disitu berinisiatif mendobrak ruangan terkunci itu sehingga bisa dipergunakan kembali.

 

 

Teks/Foto     : Indra Setia Haris

Editor           : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster