Harga Ayam Potong Mengalami Kenaikan

 281 total views,  2 views today

Boby - Salah satu Pedagang Ayam di Pasar 26 Ilir Palembang

Boby – Salah satu Pedagang Ayam di Pasar 26 Ilir Palembang

PALEMBANG-Naiknya harga ayam potong di sejumlah pasar  tradisional Palembang tidak berdampak buruk terhadap pedagang ayam potong. Hal itu dirasakan Boby Nugraha (35) salah satu pedagang ayam potong di Pasar 26 Ilir Jalan Merdeka Palembang.

Menurut Boby, naiknya harga ayam potong yang terjadi sejak satu pekan lalu, tidak membuat dagangannya sepi dari pembeli. “Ya, walaupun harga ayam potong saat ini sedang naik, tetapi pembeli tetap lancar-lancar saja,” ujarnya kepada Kabar Sumatera (KS), Senin (17/2).

Ayah dari dua anak ini menambahkan, kenaikan harga ayam potong tidak terlalu jauh dari harga sebelumnya. Sebab harga tersebut hanya selisih Rp 3.000 ribu. Harga sebelumnya menurut Boby, Rp25 ribu. Sementara harga saat ini mencapai Rp 28 ribu per kilogram-nya. “Kalau sekarang ini harganya sudah Rp28 ribu. Kalau harga sebelumnya hanya Rp25 ribu. Selisihnya tidak beda jauh. Makanya pembeli masih tetap banyak,” kata pria yang sudah sepuluh tahun berdagang ayam potong ini.

Boby menjelaskan, kenaikan harga ayam potong ini disebabkan meningkatnya permintaan dari pembeli. “Sehingga, pihak agen juga menaikkan harga ayam potong tersebut,” ujar Boby yang mengaku dalam satu hari bisa menjual 20-30 ekor ayam.

Terpisah, Royba (57) salah satu pedagang ayam potong di Pasar Suro 30 Ilir Jalan Ki Gede Ing Suro mengatakan, sekalipun harga ayam potong mengalami kenaikan, namun dagangan Roybah tetap laris manis. “Alhamdulillah, masih laris walaupun harga ayam potong sekarang naik. Bahkan pembeli masih tetap ramai,” kata ibu dari empat anak ini saat dijumpai di lokasi jualannya, Senin, (17/2).

Royba mengaku, dirinya tidak akan menaikkan harga ayam potong terlalu tinggi. Sebab Royba takut warungnya sepi dari pembeli. “Kalau soal harga, saya tidak mau terlalu tinggi menaikkannya, takut sepi pembeli,” kata wanita yang tinggal di Jalan Talang Kerangga Lorong Masjid Palembang ini.

Lain halnya yang dialami Edi Mulyadi (30) salah satu pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang.

Edi mengungkapkan sejak kenaikan harga ayam potong dalam satu pekan ini pembelinya sedikit berkurang. “Ya, sekarang kan harga ayam sedang naik, dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu. Mungkin dari situlah pembeli menjadi berkurang,” ujar laki-laki yang tinggal di Kertapati Palembang ini.

Lebih lanjut Edi yang biasa mengambil daganganya di Pasar Induk Jakabaring ini mengatakan, baginya kenaikan harga ayam potong ini tidak menjadi masalah. Sebab menurut Edi, dirinya masih bisa meraup rezeki dari penjualanya meski tidak banyak. “ lumayanlah, meski harga ayam potong naik, saya masih bisa menjuak 15 potong per harinya, jika dibandingkan penjualan sebelum harga naik,” katanya.

 

TEKS               : MUHAMMAD HASANAN BASRI

EDITOR           : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster