BNN “Panen” 118 Kilogran Daun Ganja

 394 total views,  4 views today

Petugas BNN Sumsel saat memperlihatkan 118 kg ganja kering siap edar

Petugas BNN Sumsel saat memperlihatkan 118 kg ganja kering siap edar

PALEMBANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Palembang, berhasil menggagalkan upaya pengiriman ratusan kilogram daun ganja asal Propinsi Aceh, yang akan dipasok di wilayah Sumatera Selatan.

 

 

Selain mengamankan ratusan kilo ganja, petugas BNN juga menangkap dua orang tersangka Zen Hasmi (30) dan Adun (25) warga Aceh serta mengamankan satu unit mobil Toyoya Kijang BK 1947 JR.

 

 

Informasi yang dihimpun, terungkapnya jaringan ini berawal informasi dari masyarakat akan adanya paket ganja. Mendapat infomasi tersebut, petugas BNN langsung menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan selama 10 hari dalam membongkar jaringan narkoba tersebut.

 

 

Setelah dilakukan pengintaian, petugas BNN melakukan penyergapan terhadap tersangka yang melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Minggu (16/20), sekitar pukul 06.30 WIB, dengan mobil Kijang.

 

 

Ketika dilakukan pengeledahan di bagasi belakang mobil, petugas menemukan 118 paket ganja yang berada di dalam sebuah tas ransel yang setiap paketnya berisi ganja kering seberat satu kilogram.

 

 

Akhirnya, petugas menggelandang pemilik ganja yakni Zen Hasmi (30) dan Adun (25) warga Aceh, ke Kantor BNN Sumsel.

 

 

Kepala BNP Sumsel, Brigadir Jendral Polisi (Brigjend Pol) Bontor Hutapea, saat gelar tersangka dan barang bukti, Senin (17/2), mengatakan sebelum melakukan pengangkapan, pihaknya telah menurunkan anggota melakukan penyelidikan sebelum dilakukan pengerebekan.

 

“Ada 10 anggota yang kita turunkan. Petugas telah melakukan pengintaian para tersangka dari Medan. Para tersangka kami buntuti dan gerak-geriknya kami intai,”

katanya

 

 

Dari investigasi sementara, lanjutnya, para tersangka, dari Aceh menuju Medan dan melanjutkan perjalanan ke Sumsel. “Pelaku lebih dari dua orang, karena mereka menggunakan dua mobil, namun saat di gerbek mobil satunya berhasil kabur sementara kita hanya berhasil mengamankan dua pelaku dan barang bukti berupa ganja serta satu unit mobil pelaku,” ungkapnya.

 

 

Sambung Bontor, pihaknya akan mengembangkan dan memutus jaringan narkoba. “Kita fokus mencari sumber dan jaringan. Setelah dilakukan penyeldidikan ternyata ganja yang ada di Sumsel barangnya itu dipasok dari bandar yang berada di Aceh dan Medan. Saat ini kita juga akan melakukan pengembangan bekoordinasi dengan BNP setempat,” jelasnya.

 

 

Sementara itu, kedua pelaku yang diamankan bungkam saat diwancarai wartawan. Adun salah satu mengatakan, jika dirinya hanya bertugas sebagai pengantar.

 

 

“Barang itu milik Muhammad (DPO) warga Aceh, kami hanya diperintahkanya,” tutupnya singkat sambil menghindari wajahnya dari jeberetan kamera wartawan.

 

 

 

Teks       : Oscar Ryzal

 

Editor    : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster