50 Persen K2 Pagaralam Nantikan NIP

 267 total views,  2 views today

 

PAGARALAM – Proses pemberkasan untuk memperoleh Nomor Induk Pegawai (NIP) dari tenaga honorer Kategori 2 (K2) yang dinyatakan lulus oleh Panselnas menjadi CPNS, sejauh ini tengah menunggu petunjuk teknis dari Kemen-PAN RB mengenai pemberkasan untuk NIP tersebut.

“Proses selanjutnya akan diumumkan melalui website Kemen-PAN RB,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pagaralam, Imam Pasli, kemarin.

Menurutnya, sebanyak 55 orang tenaga honorer Kategori 2 (K2) Kota Pagaralam dinyatakan lulus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepastian tersebut diketahui dari pengumuman di website resmi Kementerian PAN RB yang diumumkan Jumat (14/2) lalu.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengumuman tes honorer K2 yang dikeluarkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2013 tersebut dari sebanyak 110 orang tenaga honorer K2 sebanyak 55 orang atau persis 50 persennya dinyatakan lulus.

“Memang, tingkat kelulusan yang ada hampir mencapai 50 persen. Hal itu bisa dikatakan cukup bagus bila dibandingkan standard nasional sebanyak 30 persennya,” terang Imam seraya berujar sebelumnya ada 112 orang, tapi ada 2 yang tidak memenuhi persyaratan dan tidak hadir pada saat tes. Sehingga peserta tes tersebut sebanyak 110 orang.

Sementara itu, Riyadi, salah seorang peserta yang dinyatakan lulus mengaku sangat bersyukur dengan hasil tes yang telah diumumkan itu. Ia mengatakan, selama belasan tahun atau hampir dua puluh tahun dirinya mengabdi sebagai tenaga honorer guru di SMA.

“Syukur Alhamdulillah, penantian kami tidak sia-sia. Doa kami dikabulkan dan tentu saja saya juga sangat berterima kasih kepada pemerintah yang akhirnya memberikan kepastian kepada kami setelah bertahun-tahun menunggu,” ujarnya dengan nada riang.

Kendati demikian, Riyadi tidak bisa membayangkan bila kelulusan ini ditunda lagi, karena titik jenuh maupun kelelahan setelah bertahun-tahun menunggu dapat menimbulkan stress.

“Saya sangat bersyukur bisa menjadi PNS, setelah penantian panjang yang sulit untuk diungkapkan,” katanya.

 

TEKS       : ANTONISTEFEN
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster