Wisata Sungai Terlupakan

 314 total views,  2 views today

Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

Panorama Taman Kampung Kapitan yang Berada Di Pinggiran Sungai Musi

PALEMBANG-Beberapa tahun lalu,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sempat me launching, Palembang sebagai kota wisata air.

Launcing tersebut digelar di plaza benteng kuto besak (BKB), dengan meriah. Tujuannya tidak lain, untuk memaksimalkan potensi wisata di Sungai Musi. Tidak ada yang memungkiri, eksotis nya Sungai Musi.

Sungai sepanjang 750 kilometer itu, menyimpan banyak bukti peradaban dan sejarah di Sumsel. Namun potensi wisata ini, sayangnya belum tergarap maksimal.

Dinda (22), warga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dibincangi di kawasan plaza Benteng Kuto Besak (BKB) menilai Sungai Musi kini kian kotor. Kondisi itu, sangat disayangkannya.

Sebab kata Dinda, Sungai Musi salah satu objek wisata andalan di Sumatera Selatan (Sumsel). “Kalau kotor seperti ini, saya yakin tidak akan ada pengunjung yang mau menikmati Sungai Musi,”kata mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Palembang ini.

Apa yang dikatakan Dinda, bukanlah omong kosong.  Kondisi Sungai Musi, jauh dikatakan layak untuk menjadi daerah tujuan wisata seperti Sungai Chao Phraya yang membelah Kota Bangkok maupun Sungai Mekong di Vietnam.

“Di Bangkok, kita pasti diantar ke Sungai Chao Phraya. Sungai itu, ditata rapi pinggirannya. Kita bisa menyusuri Sungai Chao Phraya, sambil menebar rempah roti untuk makanan ikan di sungai itu,” cerita Febri, warga Palembang yang mengaku pernah berkunjung ke Bangkok.

Bagaimana dengan Sungai Musi, Febri menilai Sungai Musi tak kalah indahnya dengan Sungai Chao Phraya. Namun penataanya kata Febri, kalah jauh.

“Pemerintah Thailand, berkomitmen penuh menjadikan Sungai Chao Phraya sebagai daerah tujuan wisata. Kita, belum sampai ke sana,” jelas ibu rumah tangga warga Jalan Mayor Zen, Palembang ini.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumsel Musni Wijaya mengatakan pada 2014 mendatang, pemprov akan membangun dermaga di Pulau Kemaro.

Dermaga ini, dibangun untuk menunjang fasilitas wisata di Sungai Musi. Dengan dibangunnya dermaga tersebut, wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Kemaro akan semakin mudah.  “Pembangunan ini, melalui dua tahapan. Tahun ini dianggarkan Rp2,2 miliar. Sisanya di tahun 2014. Totalnya Rp8 miliar,” jelasnya.

“Dermaga ini nantinya, akan digunakan secara rutin. Karena Pulau Kemaro ini memang sangat berpotensi, menjadi objek wisata. Karenanya perlu didukung fasilitas yang memadai pula,” ungkapnya.

 

Teks      : Alam Trie Putera

Editor    : Dicky Wahyudi

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster