Warga Dabuk Belum Juga Menikmati Listrik

10 total views, 3 views today

BANYUASIN-Warga Dusun Dabuk, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin sampai saat ini masih belum bisa menikmati aliran listrik.  Padahal daerah tersebut, banyak dilalui tiang listrik beraliran tegangan tinggi.

Ahmad (38), salah satu warga Dusun Dabuk mengeluhkan kondisi tersebut. Ia menyebut, belum dapat dialiri listrik itu, karena belum ada teravo. Dikatakannya dahulu masyarakat desa  pernah mengusulkan ke pemerintah untuk bantuan travo tersebut,  sayangnya dinas terkait belum bisa mengakomodir.

Alasan karena, masih banyak daerah lain di Banyuasin yang lebih prioritas dialiri listrik.  “Tapi secara bertahap, listrik  dijanjikan akan masuk ke tempat kami,” jelasnya saat ditemui Minggu (16/2).

Diungkapkannya, masyarakat sempat mendapat angin segar karena ada pihak swasta yang mengaku bekerja sama dengan PLN, dan siap memasangkan jaringan listrik ke rumah warga. Namun ada biaya yang harus dikeluarkan warga, yakni Rp 2,5 juta – Rp 4,5 juta setiap rumah.

Namun sayangnya, setelah uang dikumpulkan dari masyarakat, listrik yang dijanjikan tak juga di pasang. “Orang itu hanya memasangkan instalasi di rumah, tapi listriknya tidak ada dan dia sudah kabur entah kemana,” tuturnya.

Warga setempat sangat berharap aliran listrik bisa masuk, apalagi di kawasan itu tiang listrik sudah ada meski untuk listrik tegangan tinggi.”Sangat tidak enak rasanya, dusun kami di lewati kabel listrik dan tiangnya juga banyak, tapi kami yang di bawahnya malah gelap, tidak dapat listrik. Kami harap Bupati Banyuasin, bisa memberikan solusi agar kami tidak terlalu lama menunggu,” harapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Banyuasin Dapil Talang Kelapa, Lili Antaladewa membenarkan ada sekitar 33 Kepala Keluarga di  Dusun  Talang Dabuk, Kecamatan Talang kelapa, belum menikmati aliran listrik.

Dikatakannya, daerah tersebut tinggal setahap lagi untuk bisa menikmati listrik, karena tiang dan listriknya sudah ada, tinggal travonya saja.  Ia sendiri aku Lili, sudah mengkordinasikan hal tersebut ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben). “Tapi di anggaran 2014 ini belum ada alokasi pengadaan travo untuk dusun itu,” jelasnya

Diterangkan, pihaknya bersama masyarakat menggaet kerjasama dengan PLN dan rekanan agar memberikan bantuan, untuk pembelian dan pemasangan travo. “Saya sudah kordinasi dengan masyarakat dan PLN, Insya Allah tahun ini travo sudah bisa dipasang,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala Distamben Banyuasin, Syahril A Rahman yang dihubungi melalui ponselnya mengaku, baru mengetahui hal tersebut. Namun menurut Syahril, pihaknya secepatnya akan berkordinasi dengan PLN Ranting Pangkalan Balai.  “Kami harap warga secepatnya membuat surat ke Distambane, untuk dapat dicarikan solisinya” ucapnya

Mengenai adanya uang setoran kepada pihak ketiga, Syahril menyarankan warga mengecek ke PLN mengenai ada atau tidaknya dana itu. “Kalau sampai dana itu belum sampai, warga harus mengejar pihak ketiga itu” ucapnya.

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com