Gaji Kades Setara UMP

 227 total views,  2 views today

KAYUAGUNG-Untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para Kepala Desa (kades) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dalam membangun Desa, Pemerintah kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akan menaikkan gaji Kades sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan (Sumsel). Demikian disampaikan Bupati OKI Iskandar di setiap kesempatan pelantikan Kades di beberapa tempat dalam Kabupaten OKI.

“Gaji kades sekarang ini hanya Rp 1,05 juta, sementara UMP kita saat ini sudah Rp 1,8 juta. Itu artinya gaji kades masih di bawah UMP, tahun depan kita upayakan haji kades dinaikkan minimal harus sesuai UMP,” janji Iskandar.

Kenaikan gaji tersebut, menurut Bupati untuk memberikan motivasi kapada seluruh Kades agar serius melakasanakan tugas untuk membangun Desanya menjadi Desa yang mandiri.

“Dengan gaji yang tinggi tentu harus disesuaikan dengan kinerja yang bagus dari kades, bentuk pemerintahan desa yang kuat, akomodir semua kepentingan masyarakat desa, jangan lagi memandang siapa pendukung dan siap yang bukan pendukung,” tegas Iskandar.

Tahun depan, sambung Iskandar tidak ada alasan lagi para kades mengeluh kekurang dana untuk membangun desanya, karena  tahun depan selain gaji yang akan dinaikkan, seluruh desa di OKI akan mendapatkan Rp 1 miliar 1 desa.

”Dengan dana Rp 1 miliar setiap desa, tidak ada alasan lagi bagi para kades, bahwa pihaknya tidak mampu membangun insfrastruktur desa yang dipimpinnya, apalagi gajinya juga dinaikkan,” ujarnya.

Dengan dana Rp 1 miliar, kades dapat konsentrasi membangun desa yang dipimpinya, untuk menyukseskan pembangunan OKI yang merata. “2015 sudah pemerintah pusat sudah menyetujui untuk menggarkan  satu desa satu miliar,  satu-satunya cara untuk membangun desa yang merata, yakni dengan memandirikan desa tersebut dengan memberikan anggaran Rp 1 miliar,” tuturnya.

Dengan adanya anggaran sendiri pembangunan Desa bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.” Kalau sekarang belum dianggarakan satu Miliar satu desa, dan kades mengalami kesulitan untuk bangun dea, kita bantu dana tambahan, tentu dengan laporan yang sesuai kenyataan dilapangan,” katanya.

Lanjut Bupati, tertib administrasi harus dilakukan untuk menciptakan pemerintahan desa yang kuat.” Untuk menciptakan pemerintahan yang kuat, selain Harus ada kekompakan dari perangkat desa juga administrasi harus tertib, untuk menertibkan Administrasi Desa, kades harus punya kantor, kalau tidak punya kantor usulkan ke kabupaten nanti”tandasnya.

 

TEKS         : DONI AFRIANSYAH

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster