40 Organisasi Deklarasikan Pemilu Bersih

6 total views, 3 views today

INDERALAYA,- Sedikitnya 40 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP) hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), sepakat mendeklarasikan diri membentuk forum bersama untuk mengawal dan mendorong pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) yang demokratis, jujur dan adil (jurdil).

Ke- 40 forum yang membentuk Forum Pemilu Bersih OI tersebut diantarnya, Badko HMI Sumbagsel, LBH Palembang, SSCW, Frabam Sumsel, Forum Masyarakat Keadilan (FMK), Barisan Pemuda Bende Seguguk, KNPI Ogan Ilir, OKP, LSM dan organisasi lainnya.

Ketua Forum Pemilu Bersih OI, Sanusi, Minggu (16/2), menjelaskan pembentukan forum ini dilakukan guna menyikapi proses pelaksanaan pemilu pada April mendatang, khususnya di Kabupaten OI agar lebih berkualitas dan menghasilkan wakil rakyat yang benar-benar diinginkan rakyat.

”Sebenarnya ini merupakan ide bersama yang dituangkan dalam Forum Pemilu Bersih OI. Rumusan pendeklarasian forum ini, merupakan bagian dari kepentingan proses demokrasi di Sumsel,” ujar Sanusi.

Menurut dia, pihaknya merasa sangat bertanggung jawab untuk mengawal proses pemilu demokrasi. Salah satunya ialah, dengan memastikan agar pihak penyelenggara pemilu dapat menjalankan amanat dengan baik.

Dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Sumsel, lanjutnya, diupayakan mampu menyelenggarakan pemilu sesuai dengan aturan yang ada, bersih dan jurdil tanpa disusupi kepentingan pihak manapun, apalagi penguasa.

”Saya hanya berharap gerakan serupa ini dapat menular dan diikuti oleh kelompok-kelompok pro demokrasi lainnya di tingkat kabupaten/kota di Sumsel,” terangnya.

Sanusi menambahkan, tugas pokok dari Forum Pemilu Bersih OI ialah memfokuskan diri  pada kegiatan kampanye, sosialisasi, hingga memberikan pendidikan politik terkait pemilu bersih kepada masyarakat.

 

Disamping itu, kata dia, ke depan pihaknya juga berencana akan membentuk Forum Pemantau Pemilu yang bersama-sama masyarakat melakukan pemantauan. ”Kami harapkan Pileg di OI khususnya, mampu menjadi pelaksanaan pemilu percontohan. Setidaknya di Sumsel maupun provinsi luar Sumsel,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Ketua KNPI OI, Adi Candra menambahkan, pelaksanaan pemilu 9 April mendatang diupayakan dapat berjalan dengan demokratis, jurdil dan bersih.

“Langkah forum ini mengawal pemilu demokratis, jurdil dan bersih adalah sebagai bentuk komitmen bersama sehingga wakil rakyat yang terpilih adalah benar-benar pilihan rakyat,” tuturnya.

 

TEKS                : JUNAIDI ABDILLAH

EDITOR            : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com