Dua Penjambret Antar Propinsi Dipelor

 258 total views,  2 views today

senjata-api

PALEMBANG, KS –Setelah puluhan kali beraksi, dua bandit jalanan (Jambret) antar Propinsi, ditangkap petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polsekta Ilir Timur I Palembang.

Aksi dua jambret yang sangat meresakan warga Kota Palembang isi, berakhir setelah dua butir timah panas petugas, bersarang dibetis kaki kedua tersangka, Senin (10/2), pukul 11.00 WIB.

Selain harus merasakan timah panas yang dimuntahkan dari mocong pistol Polisi, Akbar Monako (35) dan  Rian Marito (29), harus merasakan puluhan bogem mentah warga yang menangkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua warga  Jalan Nazarudin, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang ini, dijebloskan petugas ke balik jeruji penjara Polsekta Ilir Timur I Palembang.

Penangkapan kedua tersangka, berawal dari keduanya yang beraksi di Jalan Kapten Rivai, melihat korbannya sedang mengendarai sepeda motornya sendirian, dengan tas diletakan di stang motor, membuat kedua tersangka gelap mata dan langsung beraksi.

Usai menjambret korbannya, kedua tersangka langsung kabur melarikan diri, namun naas saat mencoba kabur kedua terpelset dan terpental keaspal. Beruntung dilokasi kejadian ada petugas kepolisian dan langsung meringkus tersangka.

Lantaran mencoba kabur saat akan ditangkap, petugas terpaksa menembak kedua kaki tersang. Warga yang geram atas kejadian tersebut langsung mengahajar kedua pelaku, beruntung bantuan yang tiba bisa menyelamatkan kedua tersangka.

Dari pengakuan kedua tersang, dirinya sudah puluhan kali menjambret, tidak hanya dikota Palembang, keduanya juga pernah beraksi di pulau Jawa, tepatnya Kota Jakarta.

“Saya tidak ingat lagi menjambret, yang jelas saya sudah puluhan kali  melakukan melakukan jambret dan dari tahun 2002 saya keluar masuk penjara,” ujara kedua tersangka, yang merupakan resedivis kambuhan ini.

Kapolsekta Ilir Timur I Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Afria Jaya, didampingi Kanit Reskrim Ipda Hamsal, mengatakan kalau kedua tersangka merukan residivis atas kasus yang sama.

“Dari tangan tersangka disita satu unit motor yang digunakan saat menjambret dan tas korban. Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 363 dengan kurungan penjara maksimal 5 tahun,” tandasnya.

 

Teks       : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster