Sumsel Bakal Dimekarkan ?

 617 total views,  2 views today

peta-sumsel

PALEMBANG, KS-Staf Ahli Bidang Pemerintahan Gubernur Sumsel, Muhar Lakoni mengaku mendukung wacana dimekarkannya Sumsel menjadi Sumatera Tengah. Hal itu diungkapkannya ketika berhadapan dengan para awak media di ruang kerjanya, kemarin (10/2).

Menurutnya, hal itu bisa saja terjadi lantaran faktor semakin banyaknya kabupaten dan kota baru yang mekar di Sumsel. “Dulu awalnya hanya sekitar 8 kabupaten/kota dan perkembangannya menjadi semakin banyak, hingga 17 kabupaten/kota seperti sekarang,” ungkap Muhar.

Hal itu lanjutnya, bisa saja terwujud pada periode kepemimpinan Gubernur baru, setelah Gubernur H Alex Noerdin usai menjalani masa kepemimpinannya selama 2 periode. “Bisa saja itu dibagi dua karena memang sudah ada wacana sebelumnya,” ungkapnya,

Ia mencontohkan, sebelumnya Sumsel juga tergabung dalam Provinsi Sumbagsel. Hingga saat ini Sumbagsel sudah kembali pecah membentuk beberapa provinsi baru. “Namun, tetap saja harus ada birokrasi yang dilalui karena memang syarat untuk pemekaran itu juga cenderung banyak,” beber dia.

Beberapa syaratnya antara lain, faktor pendapatan daerah tersebut, jumlah penduduk yang ada, serta luas wilayah yang memang dianggap memadai. “Jika kita lihat di Sumsel, itu semua terpenuhi sehingga pantas untuk dimekarkan karena akan semakin merampingkan birokrasi,” jelas Muhar.

Disinggung mengenai wacana pemekaran Sungai Lilin, Muhar menegaskan. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Muba selaku kabupaten induk. “Jika memang memungkinkan pastinya akan dilakukan, tetapi jika penduduknya tidak makan mungkin akan ditunda,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, wacana pemekaran dimekarkannya Muba menjadi Muba Timur masih sulit terwujud, dalam waktu dekat.

“Hingga saat ini masih ada moratorium yang secara tegas mengatur atau menunda, proses agar kabupaten itu dapat membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) dengan cepat,” terangnya.

Selain itu lanjut dia, faktor lainnya yang bisa menjadi penghambat yakni masalah pembangunan di Muba. Sejauh ini, Alex menganggap laju pertumbuhan daerah itu sudah cukup merata “Pemekaran itu agar terjadi pemerataan pembangunan, nah jika sudah merata, untuk apalagi mekar ?,” tanya Alex.

Meski begitu, ia sebenarnya berpendapat jika Muba masih bisa membentuk DOB tersebut. Tetapi, masih ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan terlebih dahulu. “Untuk Muba ini bisa dikatakan layak untuk dimekarkan, namun bisa juga dikatakan tidak layak dimekarkan,” cetusnya.

Jika memang harus dimekarkan, Alex meminta niat itu haruslah berdasarkan keinginan rakyat. Pasalnya, salah satu tujuan pemekaran juga untuk menyejahterakan rakyat di daerah tersebut. “Yang terpenting itu yakni bukan bagaimana keinginan para elite semata,” terang dia.

Oleh karena itulah, orang nomor satu di Sumsel ini meminta semua stakeholders sebaiknya bersabar. Menurutnya, mereka jangan memperbesar isu pemekaran karena memang tergolong tak terlalu mendesak. “Jangan dibesar-besarkan seperti itu karena memang sekarang masih moratorium,” tukasnya.

 

TEKS               : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster