Pedagang Kantin pun Ditarik Retribusi

 269 total views,  2 views today

Ilst. Retribusi

Ilst. Retribusi

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang nampaknya, semakin menggencarkan usaha untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Berbagai cara pun dilakukan, termasuk dengan akan menarik retribusi pedagang di kantin di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang.

Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang pun, sudah mengeluarkan surat edaran Nomor 426.33/000270/VIII, tertanggal 7 Februari 2014. Isinya,  retribusi yang ditarik kepada pedagang yang berdagang di kantin ditarik uang retribusi atau uang sewa Rp 550 ribu perbulan atau Rp 25 ribu perhari.

“Ya, surat edaran itu sudah kami terima. Kami tidak bisa berbuat banyak, karena itu kebijakan pemkot jadi kita ikut saja,” kata salah seorang pedagang di kantin yang ada di lingkungan Setda Kota Palembang ketika dibincangi, Senin (10/2).

Sementara itu, Wakil DPRD Kota Palembang, Jimmi Oscar Haris mengatakan, setiap retribusi yang ditarik pemkot dari masyarakat harus ada payung hukum nya terlebih dahulu yakni peraturan daerah (Perda).  “Sehingga jelas arah retribusi yang dipungut tersebut,” jelasnya saat dihubungi.

Menurut Jimmi, sekecil apapun uang yang ditarik dari masyarakat, pemerintah harus mempertanggung jawabkannya. Karena hal tersebut, kata Jimmi berkaitan dengan PAD Kota Palembang. “Tidak bisa sembarangan, kalau tidak ada perda, kita tidak tahu uang yang dipungut masuk ke kas daerah atau tidak,” tukasnya.

TEKS               : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster