DAK Tak Turun, Sekolah Menjerit

 226 total views,  4 views today

KAYUAGUNG I KS-Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013 belum sepenuhnya cair, akibatnya banyak sekolah ‘menjerit’ alias berkeluh kesah.

SK (45), seorang kepala sekolah di OKI, Senin (10/2), mengatakan, sekolah yang dipimpinannya mendapat bantuan pembangunan satu unit ruang perpustakaan yang kini pengerjaanya terealisasi 75 persen.

“Memang benar DAK belum sepenuhnya cair 100 persen, saat ini pencairan dananya baru termin dua. Untuk termin tiga masih nunggu, kami tidak tahu pasti alasannya kok belum cair,” tutur SK.

Ia berkata, belum cairnya dana termin ketiga, pihaknya coba menalangi dana pembangunan perpustakaan menggunakan dana pribadi, khususnya untuk upah tukang.

“Ya pakai uang kita dulu, tapi kan karena keuangan kami terbatas, masih saja “ngos-ngosan, jadi terpaksa terhenti pembangunanya, sampai dana cair, kami juga banyak ngutang di toko bangunan untuk materialnya,” bebernya.

Wakil Kepala Sekolah di OKI berinisial WY (40) membenarkan jika saat ini DAK di sekolahnya belum cair. Untuk pembangunan ruang kelas, pihak sekolah yang menalanginya terlebih dahulu, sembari menunggu pencairan DAK tersebut.

Terkait belum turunnya DAK, Kabid Subsidi dan Bangunan, Disdik OKI, Julius Hendri, bisa dimintai konfirmasi terkait hal ini, saat di telepon ponselnya sedang tidak aktif.

 

TEKS        : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster