Polisi Segera Usut Sindikat Pencuri Pupuk

16 total views, 3 views today

KAYUAGUNG I KS-Kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) diminta agar mengusut tuntas aksi pencurian Pupuk yang selama ini sering terjadi dan merugikan Perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) yang di OKI, seperti PT. SBA Wood Industries, PT Bumi Mekar Hijau (BMH) dan PT Bumi Andalas Permai (BAP).

Menurut Menajemen PT BMH, Iwan Setiawan, Ahad (9/2), selama ini aksi pencurian pupuk milik perusahaan itu diduga sudah terjadi sejak lama, dan pihak perusahaan tidak mengetahuinya.

“Bukti adanya aksi pencurian pupuk tersebut setelah Jajaran Polsek Cengal, berhasil menangkap dua orang pelaku yang sedang membawa 2 ton pupuk milik PT BMH yang di curinya,” kata Iwan.

Iwan mencurigai kalau ada orang dalam yang terlibat dalam aksi pencurian pupuk milik perusahaan.

“Jelas kami mencurigai ada orang dalam yang terlibat dalam aksi pencurian pupuk ini, karena pendistrian pupuk dari gudang distrik ke  petak lahan akasia sudah sesuai prosedur dan memang pupuk itu sampai di lahan lokasi pemupukan,” ungkapnya.

Kata Iwan penyelewengan pupuk tersebut diduga terjadi saat pupuk sampai di Petak lahan akasia, disanalah diduga ada yang membuat laporan kepada manajemen bahwa akasia sudah dipupuk, padahal pupuk tersebut sebagian di selewengan untuk dijual keluar perusahaan.

“Kita berharap Polisi bisa mengungkap siapa orang dalam yang terlibat dalam aksi pencurian pupuk ini, karena ini sudah sering terjadi,” tambahnya.

Akibat pencurian aksi pupuk ini kata Iwan, perusahaan bukan hanya dirugikan secara materi, tetapi akibatnya pertumbuhan pohon aksia terhambat.” Dengan adanya pemupukan secara rutin, seharusnya selama 5 tahun akasia sudah bisa di Panen, tetapi ketika kurang pupuk, maka pertumbuhanya terhambat bisa lebih dari 6 tahun,” ungkapnya.

Sebelumnya Polsek Cengal berhasil meringkus tersangka Zainuri bin Ibrahim alias Nuri (53) dan anaknya Suryadi alias Oyong (25) warga dusun IV, Desa Sungai Ketupak, Kecamatan Cengal. Keduanya ditangkap saat membawa pupuk hasil curianya sebanyak 2 ton. Selain mengamankan dua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pupuk 40 karung (2 ton) 1 dirigen racun rumput, 2 unit perahu ketek yang sudah diamankan di Polsek Cengal.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat didampingi Kapolsek Cengal Iptu Damarson bahwa kedua tersangka ditangkap saat  membawa pupuk tersebut menggunakan perahu ketek, di sungai Desa Ketupak, kecamatan Cengal. kedua pelaku ditangkap atas laporan security PT BMH bahwa kehilangan puluhan karung pupuk di lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) di  desa setempat.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Cengal Iptu Damarson bersama anak buahnya langsung ke TKP menyelusuri sungai Ketupak. Saat petugas melakukan pengejaran tak jauh dari lahan PT BMH terlihat dua perahu ketek membawa puluhan pupuk.

“Karena mencurigakan akhirnya kita menghentikan perahu ketek tersebut,” kata Kapolsek.

Setelah di tanya petugas ternyata memang benar bahwa kedua pelaku merupakan pencuri pupuk PT BMH, malam itu juga akhirnya kedua pelaku diamankan di Mapolsek Cengal untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kini dua pelaku berikut Barang bukti sudah kita amankan, kasus ini masih kita kembangkan untuk menangkap pelaku lainya yang terlibat,” tutupnya.

 

TEKS         : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com