Napi Rutan Pakjo Tiap Malam Konsumsi Sabu

 290 total views,  2 views today

Ilustrasi Sabu

Ilustrasi Sabu

PALEMBANG, KS-Walau hidup dibalik jeruji besi, bukan berarti kegiatan secara hukum terlarang tidak terjadi. Buktinya, sejumlah narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo mengaku, tetap bisa mengkonsumsi sabu walau hidup dibalik sel.

Bahkan praktik terlarang itu, bisa dilakukan napi di Rutan Pakjo setiap malamnya. Pengakuan ini disampaikan Toni (39), salah satua napi di rutan tersebut, yang tertangkap tangan menyimpan dua paket sabu dan sembilan butir ekstasi, Sabtu (8/2) lalu.

“Memang saya sering memakai sabu di dalam sel. Biasanya, saya mengkonsumsi sabu sekitar pukul 20.00 WIB,”  akunya, Minggu (9/2), saat dilakukan pemeriksaan di Direktorat Narkoba Polda Sumsel.

Terkait dua paket sabu dan sembilan butir ekstasi yang ditemukan petugas Rutan Pakjo Palembang bersama anggota Ditres Narkoba Polda Sumsel di dalam tas ranselnya, diakui Toni memang miliknya.

Dua paket sabu, yang harganya ditengarai mencapai Rp 1 juta, berasal dari WN. Sementara sembilan butir ekstasi didapat Toni dari JY. Baik WN dan JY, statusnya tahanan Rutan Pakjo Palembang.

“Keduanya punya utang sama saya dan dibayar dengan sabu dan ekstasi. Saya tidak tahu mereka bisa dapat sabu dan ekstasi dengan cara apa. Saya dengan mereka beda sel,” kata Toni, yang mendekam di sel Blok A Nomor IV.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dedy Setyo Yudo Prannoto melalui Kasubdit 3, AKBP Imam Anshori membenarkan Toni sudah berada di Ditres Narkoba Polda Sumsel. Ia ditangkap setelah diketahui menyimpan dua paket sabu dan sembilan butir ekstasi.

“Kita berkoordinasi dengan petugas rutan, hingga akhirnya melakukan penangkapan pelaku. Toni. Saat ini, statusnya narapidana yang sudah divonis 4,3 tahun dan sudah hampir dua tahun menjalani masa tahanan,” kata Syahril.

Terpisah, Kepala Rutan Klas 1 A  Pakjo, Yulius Sahruza melalui Kepala Pengamanan Rutan, Tri Purnomo, penangkapan bermula saat anggota curiga dengan gerak gerik Toni. Begitu digeledah, didapat dua paket sabu dan sembilan butir ekstasi di dalam skau celana.

“Menurut pengakuannya, sabu dan ekstasi didapat dari narapidana yang lain. Akan kite telusuri informasi itu dan mencari tahu bagaimana akses masuknya,” tukasnya.

 

TEKS                : OSCAR RYZAL

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster