Mapolsek Lembak Nyaris Diserbu Massa

 594 total views,  2 views today

polisi

MUARA ENIM, KS-Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Lembak, kini dalam kondisi mencekam. Ratusan personil disiagakan untuk menjaga Mapolsek Lembak. Hal itu dilakukan, karena adanya pergerakan massa dari dua desa yang bakal menyerbu Mapolsek Lembak.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, Minggu (9/2), ada sekitar 60 massa dari dua desa yakni Desa Ibul dan Lubuk Sementul, Kecamatan Belide Darat, Kabupaten Muaraenim yang dikabarkan akan menyerbu mapolsek tersebut.

Penyerbuan itu diduga dipicu, dengan ditangkapnya Teguh Mawi (28), warga Talang Beliung, Kecamatan Belide Darat, yang diduga menjadi pengedar judi toto gelap (togel) oleh anggota Sat Reskrim Polsek Lembak, Sabtu (8/2) lalu sekitar pukul 22.30 WIB di jalan perbatasan Desa Babat dan Tanjung Bunut, Kecamatan Belide Darat.

Malam itu, tersangka yang mengendarai sepeda motor Vega R BG 6638 DV disergap petugas, namun bukannya turun dari sepeda motornya melainkan nekat menabarak salah satu petugas Briptu Doni yang akan menangkapnya. Akibatnya, polisi tersebut terpental akibat benturan keras, sehingga kakinya kanannya patah, lutut dan perutnya luka lecet terhempas di aspal jalan.

Sementara tersangka terjatuh dari sepeda motornya, sempat menarik senjata tajam jenis pisau cap garpu dari balik pinggang kanannya berusaha melawan petugas, namun petugas yang telah siaga berhasil membekuknya. Kemudian, dilakukan penggeledahan ditemukan 500 rekap togel yang diperkirakan total pasangan Rp 1,4 juta, kemudian uang tunai sebanyak Rp 74 ribu.

Selanjutnya, tersangka digelandang ke Polsek Lembak sedangkan anggota yang mengalami patah kaki, Briptu Doni dibawa ke Puskesmas Lembak, karena luka yang cukup parah dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Prabumulih, dan dirujuk kembali ke rumah sakit Bhayangkara Palembang.

Satu jam penangkapan, malam itu, Kapolsek Lembak AKP Saefullah menerima laporan dari Kades Ibul yang menyatakan, ada mobilisasi massa yang diperkirakan berasal dari Desa Ibul dan Lubuk Semantul, yang akan menuju Polsek Lembak. Bahkan, massa malam itu, bersenjatakan pentungan kayu, dan parang yang berteriak, agar tersangka togel yang ditangkap dikeluarkan dari sel tahanan Polsek Lembak.

Lalu, Kades Ibul berusaha menenangkan massa agar tidak bergerak menuju Polsek Lembak. Dikarenakan suasana semakin tak terkendali, Kades Ibul bersama Kades Lubuk Semantul bergerak menuju Polsek Lembak untuk menyampaikan situasi yang terjadi.  Kemudian Kapolsek Lembak, berkoordinasi dengan Polres Muaraenim agar diterjunkan personil tambahan guna menghalau aksi massa tersebut.

Tidak hanya Polres saja, melainkan meminta bantuan dari Polsek Rambang Dangku, Polsek Lubai, Polsek Sugai Rotan, Polsek Gelumbang, ditambah bantuan dari aparat TNI dari Bataliyon Kavelri (YonKav) Karang Endah.

Kemudian Tim Gabungan hingga tengah malam sekitar pukul 01.00 WIB, menuju lokasi massa yang berada di Desa Ibul yang ditempuh satu jam perjalanan. Melihat kedatangan puluhan petugas, massa kocar-kacir ketakutan karena takut ditangkap petugas.

Kapolsek Lembak, AKP Saefullah membenarkan ada sekelompok massa dari dua desa yakni Desa Ibul dan Lubuk Semantul yang bergerak menuju Polsek Lembak. Massa ini setelah diselidiki, digerakan oleh seorang provokatornya yakni HR, warga Lubuk Semantul. “HR ini ternyata provokatornya, setelah kita selidiki, HR adalah bandar besar togel. HR kita tetapkan DPO. Massa yang akan bergerak ke Polsek, kebanyakan anak muda. Mereka meminta tersangka togel yang sudah kita tangkap untuk dilepaskan kembali,” ucap Saefullah.

Beruntung, massa tidak sampai ke Polsek Lembak, karena petugas gabungan baik dari unsur Polri maupun TNI berhasil membubarkanya. Kendati demikian, petugas saat ini masih berjaga-jaga di Polsek Lembak, hal ini untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. “Situasi telah kondusif, tetapi petugas tetap siaga berjaga-jaga, sebab kita tidak ingin lengah,” terang Saefullah.

Dikatakan Saefullah, tersangka togel ini hanya kaki tangan HR, yang tugasnya hanya mengambil rekapan togel saja dengan upah sekitar Rp 300 ribu setiap bukaan togel. “Tersangka memang sudah kita titipkan ke Polres Muaraenim dengan tujuan untuk mengantisipasi agar massa tidak bergerak menuju Polsek Lembak, sedangkan perkaranya  tetap akan ditangani Polsek Lembak,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster