Waspadai Buah Impor

 262 total views,  2 views today

Buah Buahan Lokal yang Dijual di Foodmart

Buah Buahan

*Diduga Terkontaminasi Formalin

MUARAENIM I KS-Tak hanya bahan pangan, buah impor juga terkontaminasi formalin, tembaga, dan zat kimia berbahaya lainnya. Hasil ini, merupakan pantauan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Muaraenim di tiga wilayah yakni, Kecamatan Kota Muaraenim, Kecamatan Lawang Kidul, dan Kecamatan Gelumbang.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Muaraenim menghimbau masyarakat mewaspadai buah impor, khususnya buah pir, apel, dan jeruk. Dalam surat edaran Bupati Muaraenim, tertanggal 30 Januari 2014, No 521/44/KP-3/2014, perihal himbauan  masyarakat untuk mengkonsumsi buah lokal.

Dalam surat itu tertulis, tim peningkatan mutu dan keamanan pangan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Muaraenim, telah melakukan pengambilan sample buah impor yaitu di Kecamatan Muaraenim, Lawang Kidul dan Gelumbang.

Berdasarkan hasil pengujian laboratorium di balai pengujian mutu barang, Ciracas, Jakarta Timur, diketahui kalau dari sample buah yang diambil itu semuanya mengandung formalin, tembaga, dan zat kimia berbahaya lainnya.

Bupati Muaraenim, H Muzakir Sai Sohar meminta masyarakat untuk mewaspadai, dalam mengkonsumsi buah impor. Bahkan ia mengajak masyarakat, untuk menggalakkan untuk mengkonsumsi buah lokal.

“Masyarakat harus mewaspadai buah-buah impor, karena rawan zat berbahaya. Buah lokal lebih terjamin kesegarannya. Oleh karena itu, mari kita konsumsi produk buah lokal,” ajak Muzakir, kemarin.

Terpisah, Camat Lawang Kidul, Arsali Manudin mengatakan, himbauan Bupati Muaraenim itu sudah diteruskan ke masyarakat. Masyarakat jelasnya, telah diminta untuk berhati-hati membeli buah impor, apalagi mengkonsumsi buah pir, apel dan jeruk.

“Kita akan melakukan himbauan kepada masyarakat melalui kades dan lurah di wilayah Lawang Kidul, agar selektif ketika membeli buah impor, terutama pir, apel dan jeruk. Kerena, jika buah yang mengandung zat berbahaya itu di konsumsi bisa mengakibatkan penyakit masuk didalam tubuh dan bisa mengakibatkan kematian,” ucapnya.

Sementara itu, Resna (28), salah seorang warga Tanjungenim mengaku, keluarganya memang suka makan buah, seperti pir, jeruk dan apel. Sebelumnya, ia tidak mengetahui jika ada zat seperti formalin dan zat lain yang berbahaya ada di buah apel, pir dan jeruk impor.

“Namun saya mengakui, jika mencari buah lokal seperti jeruk, apel dan pir di Tanjungenim ini sangat sulit. Saya baru tahu informasi ini. Selanjutnya bisa berhati-hati membeli buah tersebut,” ujarnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster