Perusahaan Wajib Beri Jaminan Kesehatan

 355 total views,  2 views today

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Google Image

PALEMBANG, KS-Tak hanya persoalan gaji yang belum sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK), sejumlah pekerja di Kota Palembang pun masih banyak yang belum mendapatkan haknya diantaranya jaminan kesehatan.

Hal inilah yang dialami Hesin (29) , salah satu karyawan di perusahaan swasta di Palembang. Warga Kertapati ini mengaku, sudah bekerja sekitar 3,5 tahun. Namun sampai saat ini, ia belum juga mendapatkan jaminan kesehatan dari perusahaan tempatnya bekerja.

“Gaji saja tidak sesuai dengan UMK, mana bisa perusahaan tempat saya bekerja bisa memberikan jaminan kesehatan kepada karyawannya,” kata Hesin yang dibincangi Kabar Sumatera, Jumat (7/2).

Selama ini menurut bapak satu orang putri ini mengaku, jika ia atau ada keluarganya yang sakit maka ia mengandalkan jaminan kesehatan yang diberikan pemerintah bukan jaminan kesehatan dari perusahaan tempatnya bekerja.

“Terpaksa gunakan jaminan kesehatan dari pemerintah, kalau mau biaya sendiri mana mampu. Gaji saya hanya Rp 1,5 juta perbulan. Gaji itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar uang kontrakan,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan, Ida (32), karyawan swasta lainnya di Palembang. Menurutnya,  masih banyak perusahaan yang belum berikan jaminan kesehatan. Padahal jaminan kesehatan tersebut sangatlah penting. “Termasuk juga di perusahaan saya bekerja, saya sudah satu tahun lebih bekerja. Tapi jaminan kesehatan, sampai sekarang belum kami dapatkan juga,” akunya. .

Ida berharap, pemerintah dapat melakukan pengawasan dan teguran kepada perusahaan-perusahaan yang belum laksanakan ketentuan yang telah ditetapkan. “Ini penting, agar seluruh pekerja bisa terlindungi oleh jaminan kesehatan,” harapnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palembang, Gunawan mengatakan, setiap perusahaan di Palembang, sudah di wajibkan  memberikan jaminan kesehatan kepada tenaga kerjanya.

“Sebenaranya, ada keuntungan bagi perusahaan jika memberikan kesehatan kepada karyawannya. Sebab dengan memberikan jaminan kesehatan, otomatis akan meningkatan produktivitas kerja karyawan,” ungkapnya.

Gunawan menjelaskan, jaminan kesehatan itu wajib diberikan perusahaan kepada karyawannya sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.

“Jika perusahaan tidak memberikan jaminan kesehatan, tenaga kerja wajib meminta kepada perusahaan atau mengadukan kepada pengawas perusahaan, sehingga bisa diperjuangkan untuk mendapatkannya,” sarannya.

Gunawan mengaku, secara umum perusahaan yang ada di Palembang sudah memberikan jaminan kesehatan sesuai dengan kesepakatan antara perusahaan dan tenaga kerjanya. “Biasanya jaminan kesehatan yang diberikan, tidak menentu dan tergantung kesepakatan dari perusahaan kepada tenaga kerjanya,” bebernya.

Ditanya sanksi yang akan diberikan jika perusahaan tidak melaksanakan ketentuan tersebut ? Gunawan menjawab, bisa sampai di pidanakan. Karena jaminan kesehatan tersebut, wajib diberikan perusahaan.

Gunawan mencontohkan, ketika seseorang diterima sebagai karyawan di sebuah perusahaan, dan pertama kali karyawan tersebut masuk kerja, seharusnya sudah mendapatkan jaminan kesehatan.

“Itulah baru ketentuan yang benar, bagi para karyawan yang belum mendapatkan jaminan kesehatan tersebut, jangan ragu-ragu untuk melaporkan hal tersebut kepada Disnaker, karena kami siap memfasilitasinya, “ tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster