Foto pun Bercerita

 280 total views,  2 views today

Tampak beberapa pengunjung mengamati foto-foto jurnalistik dalam pameran bertajuk Kilas Balik 2013 di Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Jumat (7/2). Pameran yang diselenggarakan Pewarta Foto Indonesia (PFI)ini memamerkan 250 foto karya 29 pewarta foto media cetak se-Palembang, Pameran foto-foto peristiwa sepanjang tahun 2013 ini berlangsung 7-10 Februari 2014. Foto : Bagus Kurniawan/KS

Tampak beberapa pengunjung mengamati foto-foto jurnalistik dalam pameran bertajuk Kilas Balik 2013 di Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Jumat (7/2). Pameran yang diselenggarakan Pewarta Foto Indonesia (PFI)ini memamerkan 250 foto karya 29 pewarta foto media cetak se-Palembang, Pameran foto-foto peristiwa sepanjang tahun 2013 ini berlangsung 7-10 Februari 2014.
Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG, KS- Sepanjang 2013, banyak kejadian penting yang terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel). Beragam peristiwa itu, terekam dalam ratusan foto yang disajikan oleh Pewarta Foto Indonesia (FPI) Sumsel, dalam pameran foto dengan tajuk Kilas Balik 2013.

Ada sekitar 250 foto, yang terpampang rapi di atrium Palembang Indah Mall (PIM). Foto-foto tersebut menurut Ketua FPI Sumsel, Mushaful Imam, adalah buah karya dari 29 fotografer dari media cetak harian terbitan Sumsel.

“Ratusan foto ini, menggambarkan banyak peristiwa yang terjadi di Sumsel selama tahun lalu. Walau hanya benda mati, namun foto-foto itu bisa bercerita. Melalui foto-foto ini, kami ingin mengajak masyarakat Sumsel untuk menyaksikan kembali peristiwa yang terjadi di Sumsel selama 2013,” jelasnya saat pembukaan pameran foto dengan tajuk Kilas Balik 2013, Jumat (7/2).

Mushaful menyebut, saat ini foto menjadi satu kesatuan yang penting di media massa. Foto yang dihasilkan pewarta foto menurutnya, adalah salah satu karya jurnalistik. Karenanya itulah kenapa FPI lahir dan berdiri sendiri, terlepas dari organisasi wartawan seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Ishak Mekki mengatakan,  foto-foto yang ditampilkan dalam pameran foto yang bertajuk Kilas Balik 2013 tersebut, sangat berarti untuk mengenang apa yang sdh terjadi dimasa lampau.

Pewarta foto di Sumsel sambungnya, telah banyak berbuat, bekerja yang berkualitas. Ini memberikan motivasi kepada generasi muda. “Apa yang dipamerkan ini sangat penting, coba kita pikirkan ketika ada peristiwa yang terjadi dan tidak ada yang mengabadikan. Maka peristiwa itu hanya bisa diingat saja, tanpa ada hasilnya. Untuk itu, walaupun alat yang digunakan sederhana tapi yang penting hasilnya berkualitas dan menghibur mata bagi yang melihatnya,” bebernya.

Ditambahkannya, foto hasil karya 29 fotografer dari media cetak harian di Sumsel itu, banyak merekam berbagai peristiwa yang terjadi di Sumsel selama 2013 seperti pemilukada, pendidikan, human interes, dan yang lainnya.

Semuanya tegas Ishak, memberikan informasi kepada masyarakat yang mungkin masih banyak yang belum mengetahui hal-hal yang unik dari hasil foto tersebut. “Saya berharap tahun depan, akan semakin banyak foto yang bisa disajikan pewarta foto dalam Kilas Balik 2014. Sebab tahun ini, akan banyak event-event yang digelar di Sumsel,” tukasnya. 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster